Breaking News:

Fakta Baru Kasus Djoko Tjandra, Uang Suap Rp 7 Miliar kepada Pinangki Ternyata Baru Uang Muka

Kejaksaan Agung RI, Febrie Ardiansyah menyampaikan nominal yang diajukan Jaksa Pinangki sejatinya jauh lebih besar dari Rp 7 milliar.

Editor: Muhammad Ridho
Istimewa
Jaksa Pinangki Sirna Malasari resmi jadi tersangka kasus dugaan korupsi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Fakta Baru kasus dugaan suap mengalir ke jaksa Pinangki Sirna Malasari dari Djoko Tjandra untuk pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA).

Setelah memberikan uang down payment (DP) atau uang muka sekitar Rp 7 miliar atau 500.000 dollar AS, ternyata Djoko Tjandra mencurigai Jaksa Pinangki.

Hingga akhirnya, koruptor kasus cassie Bank Bali itu pun memutus rencana minta bantuan Jaksa Pinangki soal fatwa MA.

Direktur Penyidikan JAM Pidsus Kejaksaan Agung RI, Febrie Ardiansyah menyampaikan nominal yang diajukan Jaksa Pinangki sejatinya jauh lebih besar dari Rp 7 milliar.

"Lebih lah, itu kan DP, uang muka. Ketika uang muka dibayar, ternyata Djoko Tjandra curiga, sehingga putus urusan fatwa, sebatas itulah kejadian Pinangki," kata Febrie di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (3/9/2020) malam.

Ia mengatakan proposal biaya kepengurusan fatwa MA yang diajukan oleh Jaksa Pinangki untuk sejumlah peruntukkan.

Namun demikian, dia enggan membeberkan lebih lanjut terkait rinciannya.

"Waduh itu banyak itemnya. Macem-macem itu biaya-biayanya. Pasti sidang dibuka tuh ada biaya ini lah, macem macem itu," ungkapnya.

Usai gagal mengurus fatwa, Febrie menyebutkan Djoko Tjandra memilih untuk mengurus melalui jalur Peninjauan Kembali (PK).

Dalam kasus ini, Djoko Tjandra menunjuk Anita Kolopaking yang mengurus prosesnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved