Breaking News:

Ruang Isolasi Khusus Pasien Covid-19 di 4 RS Kota Pekanbaru Penuh

Menurut Plh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, masyarakat tak perlu panik, jika gejalanya ringan, diimbau lakukan isolasi mandiri

Penulis: Fernando | Editor: CandraDani
KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANG
ILUSTRASI ruang isolasi pasien corona 

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Sejumlah rumah sakit di Kota Pekanbaru sudah kewalahan merawat pasien positif covid-19. Ada empat rumah sakit yang sudah kelebihan kapasitas.

Data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, ruang isolasi bagi pasien covid-19 sudah penuh di RS Awal Bros Ahmad Yani, RS Prof Tabrani, RSUD Arifin Achmad dan RS Sansani.

Total sudah terisi 130 ruang isolasi di empat rumah sakit tersebut. Secara keseluruhan kapasitas ruang isolasi covid-19 di Kota Pekanbaru mencapai 509 ruangan.

DLHK Pekanbaru Pastikan Limbah Medis di Rusunawa Rejosari tak Bakal Bercampur dengan Limbah Warga

Ratusan ruangan ini tersebar di 22 rumah sakit di Kota Pekanbaru. Ada rumah sakit swasta dan rumah sakit pemerintah.

Saat ini hanya tersisa 167 ruang isolasi. Jumlah yang terisi 357 ruangan.

Positif Covid-19, Satu ASN Pemprov Riau Meninggal Dunia

Plh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy tidak menampik bahwa ruang isolasi bagi pasien covid-19 semakin berkurang. Ia juga mengaku pemerintah kota belum berencana menambah ruang isolasi.

"Belum ada, sebab kapasitas masih tersedia. Apalagi nanti ada pasien yang pulang," terangnya kepada Tribun, Jumat (4/9/2020).

Menurutnya, ruangan tersedia saat pasien sudah sembuh. Ia menyebut bahwa pasien bisa silih berganti di ruang isolasi yang tersedia.

Lima Nakes Positif Covid-19 di Kampar, Tiga Puskesmas Ditutup

Dirinya mengklaim kapasitas rumah sakit pemerintah dan swasta di Kota Pekanbaru masih bisa menampung pasien positif covid-19. Apalagi kondisi pasien positif saat ini banyak yang masa kesembuhannya cepat.

Pemerintah kota belum berencana membuat rumah sakit lapangan seiring kenaikan jumlah pasien positif covid-19. Ia menilai tim masih menprioritaskan pasien dengan gejala.

UPDATE COVID-19 RIAU : Bertambah 106 Kasus, 23 Sembuh dan 1 Meninggal Dunia

"Kalau gejalanya ringan, kita imbau isolasi mandiri. Maka kami imbau masyarakat jangan panik," jelasnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved