Pengertian, Defenisi, Jenis Tema untuk membuat Karangan atau Menyusun Karya Sastra
Jenis, pengertian dan defenisi Tema. Penting untuk pondasi sebuah karangan atau karya sastra
TRIBUNPEKANBARU.COM- Penting untuk sebuah karangan atau karya sastra. Berikut ini pengertian, defenisi, jenis-jenis tema.
Sebagai pondasi, Tema sangat penting diketahui oleh seseorang penulis
Tema menjadi roh dari satu karangan hingga bisa sempurna dan memiliki kekuatan.
Tema begitu pentingnya untuk menujukkan jalan yang sebenarnya dalam sebuah karangan
Tema juga menjadi puncak dari sebuah tulisan atau karangan atau sebuah kegiatan karena berisi hal yang paling pokok hingga menyimpulkan keseluruhan tulisan.
• Jenis-jenis Tema untuk Karangan, Defenisi dan Pengertian Tema yang Harus Diketahui
• Defenisi dan Pengertian Tema, Jenis-Jenis Tema yang Harus Diketahui sebelum Membuat Karangan
Namun banyak juga yang tidak memahami atau mengetahui apa itu tema. Apa pengertian tema dan bagaimana pemakaiannya.
Tema mempunya defenisi yang tentu sangat baik untuk diketahui
Berikut ungkapan dari beberapa para ahli
Namun sebelum kita membahas defenisi tema dari para ahli berikut ini defenisi tema dari kamus populer
Menurut Kamus Istilah Pengetahuan Populer, tema merupakan persoalan atau pun pokok pikiran yang dijabarkan di dalam suatu karangan, isi dari sebuah ciptaan.
Kemudian dari Ensiklopedi Sastra Indonesia disebutkan tema adalah setiap gagasan, ide pokok, atau pun pokok persoalan yang digunakan sebagai dasar / landasan pembuatan cerita.
Defenisi tema menurut para ahli
Prof. DR. Gorys Keraf
Tema adalah suatu amanat utama yang disampaikan oleh penulis lewat karangan atau pun karya sastranya. Jadi jelas apa defenisi tema di sini.
Selain Gorys Keraf ada juga ahli lain yang memberikan defenisi Tema
Stanton dan Jenny mengatakan, tema adalah makna yang terkandung di dalam sebuah cerita yang ada dalam karya sastra.
Selanjutnya ada pengertian tema yang disampaikan oleh Aminuddin.
Menurut Aminuddin, pengertian tema adalah ide yang melandasi suatu cerita diperankan, serta sebagai pangkal tolak pengarang beraktivitas pemaparan karya fiksi yang dibuat.
Selanjutnya ada ahli yang bernama Mido yang menyampaikan defensi tema.
Menurut Mido, tema adalah persoalan yang berhasil menempati tempat utama dalam cerita rekaan dan bukan di dalam pikiran pengarangnya saja.
Jenis – jenis Tema
Tema Ketuhanan : Tema yang berkaitan erat dengan kekuasaan Tuhan yang tampak dalam setiap aktivitas manusia. Model tema ini biasanya dijabarkan oleh pengarang cerita dengan menunjukkan berbagai macam hal – hal magis yang berada di luar akal manusia seperti kejadian kiamat, keajaiban penyembuhan penyakit, dan berbagai macam tema lainnya.
Tema Organik : Tema yang mencakup berbagai macam hal yang berhubungan erat dengan moral dasar manusia seperti hubungan antar pria dan wanita, nasihat, dan berbagai macam tema lainnya.
Tema Jasmaniah : Tema yang berhubungan atau pun terfokus pada permasalahan kondisi fisik manusia. Model tema ini biasanya menyangkut beberapa hal yang ada di dalam tubuh manusia seperti molekul, jasad, perasaan, tubuh, dan zat. Beberapa contoh tema yang jasmaniah adalah mengenai perasaan cinta.
Tema Sosial : Tema yang berkaitan erat dengan berbagai macam hal yang berbau urusan sosial. Dalam tema ini, pengarang cerita biasanya menjelaskan berbagai macam hal yang berkaitan dengan urusan kehidupan masyarakat, interaksi manusia dengan lingkungan sekitarnya, permasalahan sosial, dan berbagai macam tema lainnya.
Tema Egoik : Tema yang berkaitan erat dengan sifat ego manusia. dalam tema ini, pengarang cerita biasanya menonjolkan tema dengan berbagai macam bentuk cerita seperti keserakahan atau pun ketamakan manusia.
Jenis tema ini menurut Menurut Shipley.
Nah, bagaimana. Sudahkan anda bisa memahami defenisi tema. jangan sampai salah lagi ya. Selamat mengarang. (*)
(tribunpekanbaru)