Breaking News:

Soroti Klaster Pilkada, Jokowi Minta Mendagri Tegas, 'Hati-hati Klaster Pilkada Ini'

Munculnya kluster pilkada mendpat perhatian serisu dari Jokowi. Ia meminta mendagri memperhatikan betul dan mengantisipasinya

YouTube Sekretariat Preside
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNPEKANBARU.COM- salah satu kluster penyebaran virus corona yang menjadi perhatian serius Presiden Jokowi adalah kluster Pilkada.

Ia meminta munculnya klaster ini menjadi perhatian semua pihak.

Presiden juga dengan tegas mengatakan agar hati-hati dengan kluster pilkada

"Hati-hati klaster pilkada ini. Agar ini selalu diingatkan," kata Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9/2020).

"Saya minta ini Pak Mendagri urusan yang berkaitan dengan klaster Pilkada ini betul-betul ditegasi betul. Diberikan ketegasan betul," sambungnya.

Ilustrasi dokter yang menangani pasien virus corona:
Ilustrasi dokter yang menangani pasien virus corona: (The Paper via Kompas.com)

Jokowi meminta Polri untuk turut mengawasi penerapan protokol kesehatan selama pelaksanaan pilkada serentak 2020.

Ia mengingatkan, penerapan protokol kesehatan selama tahapan Pilkada 2020 juga diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

"Polri juga berikan ketegasan mengenai ini, aturan main di Pilkada. Karena jelas di PKPU-nya sudah jelas sekali," ucapnya.

Jokowi pun mengingatkan Mendagri Tito Karnavian dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tegas terhadap peserta Pilkada 2020 yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Jadi ketegasan, Mendagri dengan Bawaslu biar betul-betul ini diberikan peringatan keras," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan ada 37 bakal calon kepala daerah positif terinfeksi Covid-19.

Data itu dihimpun Komisi Pemilihan Umum (KPU) selama tiga hari masa pendaftaran Pilkada 2020 hingga Minggu (6/9/2020) pukul 24.00.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencatat, selama dua hari pendaftaran peserta Pilkada 2020 digelar, terjadi 243 dugaan pelanggaran yang dilakukan bakal calon kepala daerah.

Dugaan pelanggaran ini berkaitan dengan aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang berlaku selama masa pendaftaran.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jokowi: Hati-hati Klaster Pilkada

Inilah SE Baru yang Mengatur Kriteria dan Penentuan Jumlah ASN yang Bekerja di Kantor dan dari Rumah

Editor: Budi Rahmat
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved