Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Dumai Berduka, Seorang Tenaga Medisnya Meninggal Akibat Covid-19

‎Perawat Senior yang bekerja di RSUD Kota Dumai, tersebut berinisial R (50) berjenis kelamin perempuan merupakan warga Kelurahan Pangkalan Sesai.

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM - Dumai berduka, dimana Kasus Covid-19 di Kota Dumai telah menggugur kan satu tenaga medis di RSUD Dumai, yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Selasa (8/9/2020) sekitar pukul 00.45.

‎Perawat Senior yang bekerja di RSUD Kota Dumai, tersebut berinisial R (50) berjenis kelamin perempuan merupakan warga Kelurahan Pangkalan Sesai.

Dengan gugurnya perawat Senior di RSUD Dumai, ini menjadi kesedihan yang mendalam bagi rekan- rekan medis lainya, tak terkecuali Etin Nova kepala instalasi poli kelinik ‎sahabat R yang juga ikut menyaksikan proses pemakaman. 

Etin Nova yang akrab disapa Nova ini mengaku, bahwa almarhumah merupakan sosok yang sangat baik dan sabar dalam menjalankan tugasnya sebagai perawat di RSUD Dumai, tepatnya di poli penyakit dalam. 

"Orangnya sangat  baik dan sabar‎, dan kami sangat kehilangan sosok kakak kami, mulai dari buka RSUD Dumai, saya selalu bersamanya," ungkapnya, sambil menangis tersedu-sedu. 

Nova mengaku, sosok Almarhumah yang sangat baik dan ramah, menjadi motivasi mereka untuk tetap sabar dalam menjalankan tugas medis, selama Pandemi COVID-19 ini. 

Memang, tambahnya, Almarhumah sempat demam dan dirawat, namun saat itu hasil rapid tes nya non reaktif, namun karena ada keluhan-keluhan maka Almarhumah tetap dirawat di RSUD.

"Saya gak bisa berkata apa-apa lagi, yang jelas kami kehilangan sosok yang baik, semoga kakak kami ditempatkan disisinya ditempat yang paling baik," imbuhnya.

Masih ditempat yang sama, ‎Plt Kadis Kesehatan Syahrinaldi  mengaku bahwa Dumai, telah kehilangan tenaga medis yang memiliki dedikasi tinggi, tentunya ini duka untuk semua, tidak hanya tenaga medis. 

"Kita berharap dengan gugurnya tenaga medis kita bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa siapa saja bisa terkena COVID-19, untuk itu mari sama-sama menjaga," sebutnya. 

Dirinya berharap masyarakat bisa tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan, karena siapa pun bisa terinveksi COVID-19, terlebih yang tidak menerapkan protokol kesehatan. 

"Semoga Almarhumah mendapat tempat yang ‎layak disisi tuhan yang maha esa, dan keluarga yang ditinggalkan bisa tabah, dan menjadi pelajar untuk kita semua bahwa COVID-19 itu memang ada di Dumai," pungkasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved