Breaking News:

Berita Riau

Masih Berlanjut, Pemprov Riau Usulkan 13 Ribu UMKM Sebagai Penerima Bantuan dari Pemerintah Pusat

Proses pengajuan nama-nama UMKM calon penerima bantuan ini akan terus berlanjut. Sebab jumlah UMKM di Riau yang mendaftar setiap harinya terus bertamb

TRIBUN PEKANBARU / ALEX SANDER
Aktivitas pelaku UMKM di Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau telah mengajukan sebanyak 13 ribu pelaku usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kepada pemerintah pusat. Ribuan UMKM ini diusulkan sebagai calon bantuan usaha sebesar Rp2,4 juta.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Riau, Asrizal, Kamis (10/9/2020) mengatakan, 13 ribu UMKM yang diajukan tersebut hasil dari verifikasi sesuai data yang dikirimkan oleh pelaku usaha, yang medaftar melalui mataumkm.riau.go.id. Dimana data awalnya yang mendaftar melalui online tersebut sebanyak 18 ribu.

Bantuan UMKM di Riau Sebesar Rp 2,4 Juta: Pelaku Domisili, Usaha di Riau, BEGINI Caranya

“Yang sudah kita ajukan ke pusat ada 13 ribu pelaku UMKM. Itu sudah terverifikasi secara benar di online," katanya.

Proses pengajuan nama-nama UMKM calon penerima bantuan ini akan terus berlanjut. Sebab jumlah UMKM di Riau yang mendaftar setiap harinya terus bertambah. Bahkan hingga saat ini sudah ada 35 UMKM Riau yang sudah mendaftar melalui online.

Halo Pelaku UMKM, Manfaatkan Waktu 2 Pekan Ini untuk Dapatkan Bantuan Rp 2,4 Juta, Begini Caranya

“Dari 35 ribu pendaftar yang sudah masuk ini nanti akan kita lakukan verifikasi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Jadi kita tidak menunggu sampai batas akhir pendaftaran ditutup baru diajukan, tapi kita mengajukannya secara bertahap, kalau masuk kita ajukan lagi, begitu seterusnya," ujarnya.

Pihaknya telah menyampaikan kepada Kabupaten Kota, untuk mengajukan UMKM Kabupaten penerima bantuan sebesar Rp2,4 juta. Namun setelah diserahkan ke pemerintaj pusat, dan dilakukan verifikasi bersama BPKP, ditemukan data yang tidak valid. Sehingga pemerintan meminta agar dilakukan pendaftaran ulang.

Anda Pelaku UMKM?, Ajukan Diri Jadi Mitra BUMN Ini dan Dapatkan Pinjaman Modal hingga Rp 200

“Secara manual memang sudah kita terima sebanyak 23 ribu pendaftar se Kabupaten Kota. Namun setelah diverifikasi tidak valid dan tidak akuntable, ada NIK yang ganda, dan kesalahan lainnya. Untuk itulah perlu dilakukan pemutakhiran data melalui aplikasi yang sudah kita siapkan," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgiono)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved