Breaking News:

Pelalawan

Pemda Pelalawan Bentuk Pansel, Gelar Seleksi Terbuka untuk Mencari Kandidat Dirut BUMD Tuah Sekata

Seleksi akan digelar secara terbuka bagi masyarakat yang ingin menjadi orang nomor satu di BUMD. Tentu akan diumumkan melalui media massa

Penulis: johanes | Editor: CandraDani
Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Dewan Pengawas (Dewas) BUMD Tuah Sekata, Atmonadi didampingi Kabag Ekonomi Setdakab Pelalawan Sugeng Wiharyadi, PLT Dirut BUMD Tuah Sekata Hanafi, menggelar konperensi pers di MC kantor Bupati Pelalawan, Jumat (11/9/2020). 

Proses harmonisasi SK Pansel akan dioptimalkan mengingat saat ini memasuki tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan tahun politik.

Pihaknya akan berkonsultasi dengan Pemprov Riau dan instansi yang berkaitan, agar proses perekrutan orang nomor satu di BUMD tidak menyalahi aturan maupun celah hukum kedepannya.

"Bulan ini atau paling lambat akhir September Pansel sudah mulai berjalan dan bekerja. Komposisi anggota Pansel sudah ditentukan," tambah Asisten ll Administrasi Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan ini.

Pria Asal Riau Tidak Terbukti Membunuh Yodi Prabowo, Polisi Kembali Pada Kesimpulan Bunuh Diri

Adapun anggota Pansel yang akan dipilih yakni mewakili Pemda Pelalawan dua orang yakni Sekdakab Pelalawan Tengku Mukhlis dan ia sendiri. Kemudian tiga orang dari akademisi, dan dua orang dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan.

Selama ini BUMD hanya diisi pejabat Pelaksana tugas (Plt) sebagai pimpinan di perusahaan yang mengurusi pelayanan arus listrik itu.

Bahkan sudah tiga kali Plt berganti mulai dari Saparuddin, Mau Hendi, dan kini dijabat Hanafi yang merupakan Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

18 Kali Beraksi, Terakhir Bobol Rekening IRT Rp 16 Juta, 2 Pelaku Modus Ganjal ATM Akhirnya Dibekuk

Plt Dirut BUMD Tuah Sekata, Hanafi menyebutkan, pemilihan Dirut baru untuk memajukan perusahaan dan menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara maksimal. Orang yang akan terpilih dari proses seleksi diyakini bisa menahkodai BUMD dengan melakukan pembenahan serta pengembangan bisnis.

Targetnya tahun ini sudah ada Dirut baru. Agar lebih fokus mengurusi bisnis yang dijalankan BUMD," terang Hanafi.

Ia mengklaim, selama ini beberapa perubahan dan perbaikan terus diupayakan. Seperti sistem keuangan yang semakin transparan dan pembayaran rekening listrik dengan cara online melalui bank yang sudah kerjasama. Untuk jaringan listrik, perbaikan dan pemeliharaan terus diupayakan dalam melayani pelanggan. Bahkan pendapatan BUMD dalam tahun ini sudah mencapai Rp 1,4 Miliar, meningkat dari tahun lalu yang hanya Rp 1 M.

Anak Durhaka di Desa Rumbio Kampar Tega Habisi Nyawa Ayah Kandungnya, Saksi Sebut Gara-gara Cekcok

Seperti diketahui, Dirut BUMD Tuah Sekata yang lama, Ir H Syafri, dipecat oleh Bupati Pelalawan HM Harris pada Mei 2019 silam. Setelah Pemkab Pelalawan disomasi salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terkait status Syafri sebagai mantan narapidana korupsi. Padahal dia baru dilantik beberapa bulan oleh Bupati Harris. Syarif melakukan perlawanan hingga memasukan gugatan di PTUN dan menang. Selanjutnya banding ke PTTUN untuk memperjuangkan nasibnya sampai sekarang. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved