Breaking News:

Pertama Dalam Sejarah, Indonesia Putuskan Mundur dari Piala Thomas dan Uber, Ini 3 Alasannya

- Indonesia memutuskan tak akan mengirim wakilnya ke perhelatan Piala Thomas dan Uber 2020.

Editor: Muhammad Ridho
twitter
Pengibaran bendera juara Piala Thomas 2018, di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Minggu (27/5/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Indonesia memutuskan tak akan mengirim wakilnya ke perhelatan Piala Thomas dan Uber 2020.

Rencananya Piala Thomas dan Uber 2020 akan dilaksanakan di Aarhus, Denmark, 3-11 Oktober 2020.

Mundurnya tim nasional bulu tangkis Indonesia ini terkait dengan masih terjadinya pandemi virus Corona di seluruh dunia.

Kepastian mundurnya tim nasional bulu tangkis Indonesia itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto.

"Tim Indonesia dipastikan mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020. Kami sudah mengirim surat ke Menpora dan akan segera mengirim pernyataan tertulis ke BWF mengenai hal ini," kata Achmad Budiharto yang dilansir dari Badminton Indonesia.

"Keputusan ini diambil setelah kami berdiskui dengan para atlet dan tim ofisial."

"Kalau ditarik dari awal, semuanya semangat karena melihat kesempatan yang begitu besar. Namun, dalam perjalanan waktu dan mencermati perkembangan Covid-19 yang belum terselesaikan baik di Indonesia maupun negara lain, menimbulkan keraguan para atlet," tutur Budihart.

Adapun, mundurnya tim bulu tangkis Indonesia dari Piala Thomas dan Uber 2020 didasari tiga alasan utama.

Pertama, diawali dari adanya rasa khawatir dari para atlet terhadap kemungkinan terpapar Covid-19 baik dalam perjalanan, di tempat transit, maupun di tempat pertandingan.

Kedua, atlet dan ofisial menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian di turnamen bergengsi ini karena tidak ada jaminan dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) apabila ada anggota tim yang terjangkit virus corona.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved