Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Isak Tangis Iringi Pelapasan Jenazah Oki Alfian, Dokter di Riau Meninggal Akibat Covid-19

Seorang dokter bernama Oki Alfian meninggal dunia akibat Covid-19, Sabtu (12/9/2020). Beberapa hari yang lalu, seorang perawat juga meninggal dunia

Editor: David Tobing

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU -- Duka kembali menyelimuti dunia kesehatan di Riau.

Seorang dokter bernama Oki Alfian meninggal dunia akibat Covid-19, Sabtu (12/9/2020).

Beberapa hari yang lalu, seorang perawat juga meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Dumai.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Riau Chairul Riski membenarkan meninggalnya dr Oki Alfian akibat Covid-19. "Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah pahlawan kesehatan, dr Oki Alfian," ucap Riski kepada wartawan melalui pesan WhatsApps, Sabtu.

Dia menyebutkan, dr Oki Alfian meninggal dunia tadi pagi sekitar pukul 08.16 WIB, di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau di Pekanbaru.

Pelepasan jenazah dari RSUD Arifin Achmad pada pukul 10.30 WIB. Jenazah dikebumikan hari ini juga. Riski menyebutkan, dr Oki Alfian bertugas sebagai Kepala Puskesmas Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau.

Dengan kejadian ini, Riski berharap masyarakat lebih sadar dan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak satu meter. "Kita mengimbau masyarakat agar lebih sadar mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19," pungkas Riski.

Dr Oki Alfin menjadi dokter pertama di Riau yang meninggal dunia karena tertular Covid-19, saat ia menjalankan tugas di Puskesmas Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Riau.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Riau, Zul Asdi mengatakan, meninggalnya dr Oki, menjadi pengingat bagi para dokter dan tenaga medis lainnya, agar terus lebih hati-hati dan waspada dalam menjalankan tugas.

"Dr Oki memang dokter pertama yang meninggal di Riau karena Covid-19. Kita minta dokter evaluasi diri, perhatikan perlindungan diri," kata Zul Asdi kepada Tribun, Sabtu (12/9/2020) siang.

Ucapan duka cita meninggalnya dr Oki Alfin tenaga medis di Puskesmas Gunung Sahilan Kampar
Ucapan duka cita meninggalnya dr Oki Alfin tenaga medis di Puskesmas Gunung Sahilan Kampar (Tangkap layar FB Dinas Kesehatan Kampar)

Disamping itu, Zul Asdi juga menyampaikan, meninggalnya dr Oki, kemudian banyaknya tenaga medis, dan masyarakat di Indonesia yang meninggal karena Covid-19, merupakan bukti bahwa kasus Covid-19 nyata dan masih terus meningkat angkanya, sehingga ia mengajak agar tidak ada lagi perdebatan soal konspirasi.

"Dengan banyaknya dokter, perawat, medis, masyarakat dan lainnya yang meninggal, artinya ini petunjuk bahwa kasusnya masih meningkat tajam. Kita mengimbau semua pihak agar tidak lagi memperdebatkan, soal beda pendapat tentang adanya konspirasi Covid-19, kongkalikong dan sebagainya. Semua pihak jangan berdebat lagi, Covid-19 ada atau tidak, saat ini angka penularannya terus meningkat secara nasional," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar jangan terlalu banyak beraktivitas di luar rumah, dan lebih baik sementara tetap berada di rumah demi kesehatan dan keamanan tertular Covid-19.

"Semua masyarakat harus memperhatikan diri saat berada di luar. Ikuti terus protokol kesehatan. Kalau tidak perlu ke luar rumah tidak usah keluar, lebih baik berada di rumah sementara, jaga kesehatan keluarga," tuturnya.

(Tribunpekanbaru.com/Alexander)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved