Breaking News:

Traktor yang Ditumpangi Mentan Yasin Hampir Terguling di Humbahas: Saya Mau Presiden juga Coba Ini

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan food estate di Humbahas rencananya akan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Oktober mendatang.

istimewa
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah dan Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor mencoba traktor dan mengendarai sepeda motor, saat meninjau lokasi Program Food Estate tahap pertama di Desa Ria Ria Humbahas, Jumat (11/9). 

TRIBUNPEKANBATU.COM - Traktor yang dinaiki oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah saat meninjau lahan pertanian di Desa Ria Ria, Humbang Hasundutan, Jumat (12/9), sempat oleng dan membuat khawatir. 

Melihat beberapa traktor menggemburkan tanah di lahan yang masuk dalam program Lumbung Pangan (Food Estate), Syahrul Yasin Limpo, Ijeck, dan Bupati Dosmar Banjarnahor ikut mencoba mengendarai traktor. 

Saking semangatnya mengendarai traktor, kendaraan yang mereka tumpangi hampir terbalik.  Musa Rajekshah mengatakan, ketika traktor hampir terguling, dirinya sengaja tidak langsung turun karena menurutnya ini pengalaman langka.

Nyatanya, meski hampir terguling, Mentan terus melanjutkannya hingga selesai."Pak Mentan, kami terima kasih. Ini pengalaman saya yang pertama. Biasanya untuk medan seperti itu naik jip, tak pernah naik traktor," kata Ijeck.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan food estate di Humbahas rencananya akan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Oktober mendatang. 

"Saya mau Presiden juga mencoba ini. Saya tadi berusaha terbalik, tapi tak mau itu (traktornya). Ini karena ada Pak Wagub," kata Limpo berseloroh.

Kabupaten Humbahas telah ditetapkan Pemerintah Pusat menjadi salah satu dari dua daerah di Indonesia untuk pengembangan food estate

Program triliunan rupiah ini diharapkan dapat mengembangkan sektor pertanian secara merata serta meningkatkan produksi pertanian secara drastis sehingga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri dan pasar ekspor.

Syahrul Yasin Limpo mengatakan, jika program di Humbahas berhasil, maka daerah lain di Sumatera Utara yang karakteristiknya mirip dengan kabupaten ini akan ikut dikembangkan. Food estate tahap pertama, kata Syahrul, akan menggunakan lahan 1.000 hektare untuk tanaman kentang, bawang merah dan bawang putih. Sementara total keseluruhan lahan yang akan digunakan sekitar 30.000 hektare. 

Menurutnya, pertanian merupakan sektor yang tahan banting pada masa pandemi. Dari sisi ekonomi, pertumbuhan sektor pertanian saat ini tumbuh 22 persen. Oleh sebab itu, menurutnya food estate akan ikut menggerakkan perekonomian Sumut dan Indonesia.

Syahrul mengungkapkan, pada Agustus saja, nilai ekspor hortikultura Indonesia mencapai Rp 22 triliun. Bahkan, ekspor dari Januari hingga Agustus totalnya mencapai Rp 225 triliun.

Menurutnya di saat sektor lain melemah, justru pertanian maju.

"Tandanya pertanian tidak pernah putus. Kita masih banyak komoditi lain. Kedelai kita impor 2 juta ton. Kenapa tidak buat sendiri? Bawang hampir 600 ribu ton dan itu hitung-hitungan triliun, kita buat sendiri saja," ungkap Limpo.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor menjelaskan, lahan Humbahas sesuai untuk program food estate karena memiliki keunggulan mulai dari infrastruktur hingga kesuburan tanah.

Menurutnya, Humbahas memiliki tiga komoditas unggulan, yaitu kentang, bawang merah dan bawang putih. 

"Kami sangat senang dan berbangga hati," ucap Dosmar. (wen)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Traktor Menteri Yasin Limpo dan Wagub Hampir Terguling: Saya Mau Presiden juga Coba Ini

https://medan.tribunnews.com/2020/09/13/traktor-menteri-yasin-limpo-dan-wagub-hampir-terguling-saya-mau-presiden-juga-coba-ini?page=all

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved