Breaking News:

Kukerta Universitas Abdurrab: Berkarya Bersama UKM di Desa Teluk Kenidai, Kabupaten Kampar

Pada pelaksanaan Kukerta ini, dilakukan juga pencarian informasi seputar permasalahan usaha yang dihadapi oleh UKM ini.

Editor: Ilham Yafiz
istimewa
Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Abdurrab – Pekanbaru mengusung tema “Melalui Kukerta 2020 Universitas Abdurrab Membantu Pemerintah Dalam Mengedukasi, Mencegah, dan Menanggulangi Pandemi Covid19”. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kuliah Kerja Nyata ( Kukerta) Universitas Abdurrab – Pekanbaru yang mengusung tema “Melalui Kukerta 2020 Universitas Abdurrab Membantu Pemerintah Dalam Mengedukasi, Mencegah, dan Menanggulangi Pandemi Covid19”.

Kukerta ini dilaksanakan di Desa Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Kelompok Kukerta Univrab di bawah bimbingan Dosen Bpk. Bapak Debi Setiawan S.Kom, M.Kom, melihat bahwa ini pandemi Covid19 ini telah menimbulkan krisis bagi segenap pengusaha, terutama para pengusaha menengah dan kecil.

Pelaksanaan Kukerta ini dilakukan mulai tanggal 24 Agustus hinggal 12 September 2020.

Kegiatan Kukerta yang beranggotakan para mahasiswa Universitas Abdurrab yang terdiri dari Felix Irwan ( Fakultas Psikologi), Mella Yasnita (Fakultas Psikologi), Erika Suci Anggraini (Fakultas Teknik), Johan Alviar (Fakultas Teknik), Hafiz Al Mitsaq (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), dan Rahmawati (Fakultas
Kedokteran dan Ilmu Kesehatan), dilakukan dengan turun lapangan secara langsung dan juga pertemuan dengan menggunakan media daring.

Pelaksanaan Kukerta ini dilakukan pada salah satu UKM di Desa Teluk Kenidai, yaitu UKM Kerupuk Jangek
Pak Ali, yang terletak di Kompleks Malay Asri 5 Blok H No. 1, Desa Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang, Kampar.

Pada pelaksanaan Kukerta ini, dilakukan juga pencarian informasi seputar permasalahan usaha yang dihadapi oleh UKM ini.

Menurut pemilik UKM Kerupuk Jangek Pak Ali, pandemi Covid19 ini telah mengakibatkan penurunan penjualan dan juga gangguan pada sistem distribusi produk siap jual.

Permasalahan ini telah mengakibatkan terjadinya pengurangan karyawan dan juga permasalahan ekonomi, baik pengusaha UKM tersebut dan juga masyarakat sekitarnya.

Hal ini disebabkan dalam pelaksanaan usahanya, UKM tersebut melibatkan tenaga kerja lokal untuk
membantu kegiatan produksinya dan penjualan.

Di samping itu UKM Kerupuk Jangek Pak Ali ini masih melakukan kegiatan produksi secara tradisional dan juga pola distribusi masih menggunakan sistem penjualan langsung.

Dalam acara Kukerta tersebut, para peserta Kukerta dengan pengusaha UKM Kerupuk Jangek Pak Ali tersebut melakukan diskusi mengenai solusi akan permasalahan yang dihadapi dan juga membahas mengenai akan arti pentingnya kesehatan, mulai dari pemberian informasi seputar bahaya virus Covid19, bagaimana proses produksi yang higienis dan berkualitas, serta diskusi seputar pengembangan
usaha agar mampu mengembangkan UKM ini.

Dalam diskusi ini, juga dibahas akan pentingnya penggunaan teknologi, agar produk yang diproduksi tersebut mampu didistribusikan ke seluruh lapisan masyarakat dan juga di manapun berada.

Pada diskusi ini juga mendorong pengusaha UKM Kerupuk Jangek Pak Ali tidak hanya memproduksi Kerupuk Jangek mentah (1/2 olah), tetapi juga mendorong UKM ini mampu memproduksi kerupuk jangek siap saji (telah digoreng) dengan berbagai varian rasa, seperti original, asin, keju, pedas, dan juga lainnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved