Breaking News:

Serahkan Diri ke Polisi, Pengendara Pajero yang Tabrak Pesepeda di Pekanbaru Resmi Jadi Tersangka

Pelaku berinisial MA datang ke Mapolresta Pekanbaru ditemani keluarga dan penasehat hukumnya Senin (14/9/2020).

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Pelaku penbarak dua sepeda berinisial MA saat sedang diperiksa penyidik Satlantas Polresta Pekanbaru, di ruangan regu II Satlantas Polresta Pekanbaru, Senin (14/9/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengendara mobil Pajero yang menabrak dua pesepeda di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru Minggu (13/9/2020) akhirnya menyerahkan diri.

Pelaku berinisial MA datang ke Mapolresta Pekanbaru ditemani keluarga dan penasehat hukumnya Senin (14/9/2020).

Sesuai identitas di KTP yang bersangkutan, dia merupakan warga Kabupaten Bengkalis. Ia sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kecelakaan tersebut menyebabkan satu orang meninggal dan satu pesepeda mengalami luka berat.

"Tersangka berinisial MA, pekerja swasta di salah satu pabrik kepala sawit di Provinsi Riau," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, melalui Kasat Lantas Kompol Emil Eka Putra.

Lanjut dia, untuk sementara tersangka sedang diperiksa oleh penyidik Satlantas Polresta Pekanbaru, di ruangan regu II.

Petugas Satlantas Polresta Pekanbaru saat mengamankan mobil Pajero Sport yang diduga menabrak dua orang pesepeda, di Jalan Taman Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.
Petugas Satlantas Polresta Pekanbaru saat mengamankan mobil Pajero Sport yang diduga menabrak dua orang pesepeda, di Jalan Taman Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. (Dok. Satlantas Polresta Pekanbaru)

Dalam pemeriksaan itu, tersangka didampingi oleh penasehat hukumnya.

Setelah diperiksa, tersangka akan langsung ditahan, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Emil memaparkan, tersangka dijerat Pasal 310 ayat 3 dan 4 serta Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dimana kecelakaan lalu lintas, mengakibatkan orang luka berat dan meninggal dunia. Pengendara juga tidak menolong korban.

Halaman
123
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved