Breaking News:

Techno

Terkendala Sinyal, Kesulitan Siswa dan Guru di Indonesia Belajar Online jadi Pemberitaan Media Asing

Beberapa media asing menyoroti siswa-siswi di Indonesia yang rela belajar di pinggir jalan atau naik pohon yang tinggi demi mendapat sinyal.

Facebook Renni Rosari Sinaga
Anak-anak di Simalungun panjat pohon kelapa untuk mencari Signal internet saat belajar online 

TRIBUNPEKANABRU.COM - Sejak Maret 2020, Pemerintah Indonesia meminta semua sekolah memberlakukan sistem belajar dari rumah secara daring (online).

Kebijakan itu merupakan salah satu upaya untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang hingga hari ini di Indonesia tetap menyentuh angka ribuan kasus baru tiap harinya.

Namun, belajar daring menyimpan banyak ganjalan, terutama soal keterjangkauan sinyal seluler.

Hal ini pun menjadi sorotan beberapa media asing. Salah satunya adalah New York Times yang menyoroti tiga siswi di Desa Kenalan, Yogyakarta.

Mereka harus mengendarai motor untuk mencari lokasi yang terjangkau oleh sinyal seluler.

Rika Video Call dengan Presiden Jokowi, Guru SMP di Padang Ini Curhat Belajar Online

Tempat itu bukan kafe, balai, atau gedung lainnya, melainkan pinggiran jalan yang dilalui pesepeda motor yang hilir mudik.

"Ketika sekolah meminta kami untuk belajar di rumah, kami kebingungan karena tidak ada sinyal di rumah," aku Siti Salma Putri Salsabila (13).

Upaya lebih ekstrem juga dilakuksan siswa lain si Sumatera Utara. Beberapa siswa rela memanjat pohon yang jauh dari desa mereka di pegunungan demi mendapat sinyal. Tidak cuma siswa, guru-guru pun mengupayakan berbagai cara untuk menyampaikan ilmu.

Lantaran Tak Punya Ponsel untuk Belajar Online, Siswa SD Ini Memilih Kabur di Kebun Semalaman

Beberapa guru di wilayah terpencil rela berjalan kiloan meter untuk mendatangi murid mereka agar bisa memberikan materi secara tatap muka.

Halaman
1234
Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved