Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Fakat Terbaru, Usai Bunuh Anaknya, Orangtua Lapor Polisi dan Bikin Video Ucapan Ultah

LH atau ibunya, juga membuat video ucapan ulang tahun untuk korban dan menulis harapan agar korban segera ditemukan dan kembali ke rumah.

@video kompas TV
kasus pembunuhan terhadap seorang anak berusia 8 tahun di Lebak, Banten. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Polisi mengungkap fakta baru mengenai kasus pembunuhan terhadap seorang anak berusia 8 tahun di Lebak, Banten.

LH (26) seorang ibu yang tega membunuh anaknya mengaku kesal lantaran korban susah diajarkan saat belajar online.

Kepada penyidik, LH mengaku menganiaya korban hingga tewas.

Kedua orangtua pelaku pembunuh bocah yang dikubur dengan pakaian lengkap melapor polisi untuk menutupi aksi jahatnya.

Laporan dibuat dua hari setelah korban dikubur. Kepada polisi keduanya mengaku bahwa anaknya hilang.

Gadis 12 Tahun di NTB ini Ngaku Bahagia Usai Nikah Dengan ABG 15 Tahun, Nikah Karena Pulang Malam

Ngos-ngosan Ladeni Pelanggan Hingga 4 Ronde, Wanita ini Tewas di Pelukan Pria Hidung Belang

Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma mengatakan, korban membuat laporan kehilangan di Polsek Setiabudi, Jakarta.

"Setelah melakukan penguburan jenazah, mereka sempat pulang dan pindah kontrakan, dan buat laporan polisi anaknya hilang dua hari kemudian," kata Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma ditemui Kompas.com di Polres Lebak, Senin (14/92020).

Untuk meyakinkan petugas polisi, pelaku yang berinisial IS dan LH juga membawa saudara kembar korban.

Anaknya tersebut diperintah untuk membuat keterangan palsu di hadapan polisi.

"Saudara kembarnya ini bilang saat dimintai keterangan polisi jika korban hilang saat sedang bermain," kata David.

Tidak hanya itu, pada 29 Agustus 2020, kata David, pelaku LH atau ibunya, juga membuat video ucapan ulang tahun untuk korban dan menulis harapan agar korban segera ditemukan dan kembali ke rumah.

Video tersebut kemudian dibagikan di media sosial. Kisah pilu meninggalnya bocah perempuan 8 tahun tersebut terungkap saat kuburan mencurigakan di Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten, digali oleh warga pada Sabtu (12/9/2020).

Jenazah korban dikubur oleh kedua pelaku dalam kondisi masih berpakaian lengkap. Korban meninggal dunia setelah dianiaya.

Jenazahnya dimakamkan di pedalaman Banten untuk menghilangkan jejak.(*)

Editor: aidil wardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved