Breaking News:

Pelalawan

Warga Langgam dan Sekuriti PT NWR Bentrok, Korban Luka di Kedua Belah Pihak, Video Beredar di Medsos

Informasinya ada korban luka-luka dari masyarakat maupun sekuriti. Sebelum kejadian sedang ada pengerjaan batas lahan perusahaan. Itu pemicunya

tangkap layar video bentrok
Bentrok pecah di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Senin (14/9/2020) lalu. Masyarakat tempatan baku hantam dengan sekuriti PT Nusa Wana Raya (NWR). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Bentrok pecah di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Senin (14/9/2020) lalu. Masyarakat tempatan baku hantam dengan sekuriti PT Nusa Wana Raya (NWR).

Informasi yang diperoleh tribunpekanbaru.com, bentrok warga dengan sekuriti PT NWR diakibatkan oleh konflik batas lahan. Lahan warga dengan areal perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) itu bersempadan hingga menimbulkan gesekan antar kedua pihak.

Foto-foto dan video bentrok beredar di Media Sosial (Medsos) yang diunggah oleh masyarakat bernama Kahar Ujang. Ada dua video yang dibagikan di medsosnya.

Waduh, Pemda Pelalawan Berencana Gelar Belajar Tatap Muka kendati Berstatus Zona Merah Covid-19

beberapa foto tangkap layar video bentrok warga dengan pihak sekuriti PT NWR di Langgam Pelalawan
beberapa foto tangkap layar video bentrok warga dengan pihak sekuriti PT NWR di Langgam Pelalawan (tangkap layar video bentrok)

Satu video mempertontonkan bentrok warga dengan sekuriti hingga seorang petugas keamanan perusahaan tersudut dan baku hantam, personil polisi yang ada di lokasi berupaya melerai dan mengamankan situasi. Video kedua menunjukan kelompok masyarakat mengejar ke arah perusahaan sambil membawa kayu maupun batu.

"Informasinya ada korban luka-luka dari masyarakat maupun sekuriti. Sebelum kejadian sedang ada pengerjaan batas lahan perusahaan. Itu pemicunya," ungkap seorang sumber Tribunpekanbaru.com yang mengetahui kejadian, Selasa (15/9/2020).

Update Pasien Covid-19 di Pelalawan Hari Ini Capai 319 Positif, Sembuh 93, Meninggal 2 Orang

Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko SIK saat dikonfirmasi membenarkan adanya bentrok antara masyarakat degan sekuriti perusahaan. Insiden itu mengakibatkan timbulnya korban luka-luka dari kedua pihak.

Kapolres Indra berserta jajaran dan para personil langsung turun ke lokasi untuk menyelesaikan konflik yang terjadi dan mengamankan situasi.

"Memang terjadi sedikit chaos di lokasi. Ada yang luka-luka sedikit. Sekarang kondisinya sudah aman dan terkendali," tutur Kapolres Indra.

Indra menyebutkan, bentrok terjadi akibat kesalahan pahaman antar kedua pihak. Saat itu PT NWR sedang membuat parit besar atau parit gajah di sekitar areal HTI miliknya, sebagai batas antar lahan perusahaan dengan warga.

Malunya,Tak Pakai Masker Harus Push Up,Tim di Pelalawan Terapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Hal itu merupakan kegiatan rutin dari perusahaan untuk mengamankan arealnya, namun tidak berkoordinasi dengan masyarakat pemilik lahan yang terletak di sempadan.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved