Breaking News:

Badik Pelaku Lukai Tubuh Dua Polisi, Dada dan Bibir Keluarkan Darah, Ini Gara-garanya

Satu diantara pelaku berinisial RB melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis badik dan menyerang anggota polisi

Kompas.com
Badik Pelaku Lukai Tubuh Dua Polisi, Dada dan Bibir Keluarkan Darah, Ini Gara-garanya. Foto: Badik 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Tidak mudah bagi Sat Narkoba Polres Inhil untuk meringkus 2 orang bandar narkoba berinisial RB (37) dan SB (31) di Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau.

Anggota Sat Narkoba Polres Inhil harus berduel dengan satu diantara pelaku yang melakukan perlawanan saat akan diringkus oleh pihak kepolisian.

Satu diantara pelaku berinisial RB melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata tajam (sajam) jenis Badik dan menyerang anggota polisi dengan Badik tersebut.

Perkelahian pun tidak terhindarkan antara pelaku dan anggota kepolisian, RB melukai 2 anggota kepolisian di bagian bibir, dada dan tangan, hingga akhirnya pelaku tidak berdaya setelah berhasil dilumpuhkan.

Kedua anggota kepolisian dan pelaku RB dilarikan ke RSUD Tembilahan untuk dilakukan tindakan medis, namun RB dinyatakan tim medis sudah meninggal dunia.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan menjelaskan, kedua pelaku diamankan di sebuah kos – kosan di Jalan Batang Tuaka berawal dari adanya informasi dari masyarakat, Senin (14/9).

“Di TKP yang disaksikan oleh RT dan warga setempat anggota berhasil mengamankan 1 paket sabu yang dibungkus plastik bening dengan berat kotor 97,63 gram, 1 buah dompet warna hitam di saku celana RB, satu bilah Badik dan 1 unit handphone,” ungkapnya Kapolres dalam press release pengungkapan di Aula Rekonfu Mapolres Inhil, Rabu (16/9).

Lebih lanjut Kapolres menambahkan, Tim Satnarkoba yang lain di back up personil Polres Inhil melakukan pengembangan ke TKP 2 rumah tempat tinggal RB di jalan Sederhana.

“TKP 2 dari hasil pengeledahan ditemukan barang bukti berupa 18 paket shabu yang dibungkus plastik bening dengan berat kotor 44,92 gram di samping jendela,” jelas AKBP Dian.

Selanjutnya di TKP 3, di rumah SB, Jalan Pelajar Tembilahan Hulu ditemukan 1 paket sabu yang dibungkus plastik bening dengan berat kotor 2,33 gram di dalam kamar dan 1 buah Badik.

“Pasal yang dipersangkakan terhadap SB (residivis) pasal 114 ayat 1 tentang narkotika diancam hukuman minimal 4 sampai 20 tahun pidana.

Dalam hal ini RB dan SB bertindak sebagai pengedar shabu, SB mendapatkan barang haram tersebut dari RB, sedangkan asal barang RB masih dalam proses pengembangan,” pungkas Kapolres. (Tribunpekanbaru.com)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved