Breaking News:

Geramnya PM Pakistan Ini Lihat Seorang Ibu Diperkosa Bergilir & Dirampok:Hukum Gantung atau Dikebiri

Pemerkosaan berkelompok jarang terjadi di Pakistan, meskipun pelecehan seksual dan kekerasan terhadap perempuan sering dilaporkan.

Trubun Lampung/Dody Kurniawan
Ilustrasi Diperkosa 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pelaku kekerasan seksual memang membuat geram.

Bahkan, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menyoroti hal ini.

Dia sampai menegaskan hukuman berat bagi pelaku kekerasan seksual.

PM Imran meminta agar pelaku kasus-kasus ini dihukum gantung atau dikebiri kimiawi.

Seruan atas hukuman berat bagi pelaku kekerasan seksual ini terjadi karena baru-baru ini Pakistan digemparkan dengan insiden pemerkosaan.

Dikutip dari Daily Mail, terjadi pemerkosaan bergilir terhadap seorang wanita pekan lalu. 

Insiden ini pun menyulut kemarahan publik Pakistan.

Perdana menteri Khan mengatakan agar para pemerkosa digantung di lokasi kejadian secara langsung.

Suami Sudah Larang Agar Istri Tidak Lagi Menjajakan Diri jadi PSK, Eh Malah Diancam Minta Cerai

Sekitar 4.000 Lebih Warga Kuansing Tidak Masuk DPS Pilkada 2020

Bertambah 7 Ribu Pemilih, KPU Pelalawan Tetapkan DPS Pilkada, Ini Rinciannya

 

hjmbn
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan (Daily Mail)

Kendati demikian, Khan menyadari negaranya akan dihukum Uni Eropa bila melegalkan hukuman semacam itu.

Oleh karena itu, dia menyarankan untuk melakukan kebiri kimiawi.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved