Breaking News:

Kejati Riau Terpaksa Tunda Pemeriksaan Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi, Ini Penyebabnya

Sesuai jadwal, ada sekitar 7 orang pejabat dari Kabupaten Inhu yang akan diperiksa pada Senin (14/9/2020) kemarin. Namun ditunda.

KOMPAS.COM/IDON
Gedung Kejati Riau di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Riau. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pihak Kejati Riau, khususnya jaksa Pidana Khusus (Pidsus), menunda penanganan perkara sejumlah kasus dugaan korupsi.

Terutama terkait dengan pemeriksaan saksi dan proses klarifikasi.

Hal ini lantaran Kota Pekanbaru kembali dikategorikan zona merah perihal penyebaran Virus Covid-19.

Adapun salah satu penundaan proses pemeriksaan, yakni perihal dugaan korupsi anggaran di bagian protokoler Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Inhu.

Sesuai jadwal, ada sekitar 7 orang pejabat dari Kabupaten Inhu yang akan diperiksa pada Senin (14/9/2020) kemarin.

Namun, pemeriksaan terhadap mereka diputuskan untuk ditunda.

Jaksa akan melakukan penjadwalan ulang untuk pemeriksaan para pejabat dari Inhu tersebut.

"Untuk sementara, kemarin kami mendapat petunjuk dari pimpinan untuk mengurangi aktivitas berinteraksi langsung dengan orang-orang atau tamu dari luar," kata Kepala Kejati (Kajati) Riau, Mia Amiati, Rabu (16/9/2020).

Lanjut Mia, oleh karena itu, sejumlah perkara dugaan korupsi yang ditangani oleh Kejati Riau, baik itu ditingkat penyelidikan maupun penyidikan, saat ini dihentikan sementara dalam hal pemanggilan pihak-pihak terkait.

"Iya, untuk sementara tidak ada pemeriksaan saksi maupun klarifikasi," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved