Breaking News:

Presiden Erdogan Murka ke Presiden Macron, Sebut Perancis Bantai Jutaan Warga Aljazair

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan murka besar terhadap Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Screenshot (kompas.com/AFP/ADEM ALTAN)
Recep Tayyip Erdogan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, ISTANBUL - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan murka besar terhadap Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Erdogan menilai, Emmanuel Macron adalah sosok jahat dan berupaya untuk mengadu domba Turki dengan Yunani.

Selain itu, Erdogan murka karena tudingan Macron yang menyebutkan Turki sebagai negara yang tidak berperikemanusiaan.

Ketegangan antara Turki dengan Yunani itu sebernarnya bermual dari aktivitas eksplorasi energi yang dilakukan Turki di Laut Mediterania Timur.

Sebagaimana diketahui, Prancis mendukung Yunani, yang saling memperebutkan wilayah gas dengan Turki.

Bahkan Prancis paling vokal dan meluncurkan militer untuk membela sekutunya itu.

Di mana Macron mengutuk keras Ankara karena kebuntuan yang terjadi.

Ia pun meminta Eropa tegas pada Turki, bukan hanya ke bangsanya dan rakyatnya, tapi juga ke sang presiden. Ia pun mendesak diberlakukannya sanksi.

Menanggapi itu, Erdogan seperti dilansir oleh Gulf News pada Senin (14/9) mengatakan, bahwa Macron tidak perlulah mengajari Turki soal kemanusiaan.

Ia mengingatkan pembantaian Prancis di Aljazair dan Rwanda.

Halaman
1234
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved