Breaking News:

Kuansing

Program Turun ke Desa Sejak Agustus, Disdukcapil Kuansing Sudah Cetak 500 Lebih e-KTP Warga

Saat ini sebanyak 30 ribu lebih warga Kuansing belum memiliki e-KTP padahal sesuai syarat sudah harus memiliki.

Istimewa
Program turun ke desa yang dilakukan Disdukcapil Kuansing, yakni melakukan perekaman data e-KTP bagi warga kemudian mencetak e-KTP dan menyerahkan ke warga. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kuansing sudah mencetak lebih dari 500 e-KTP warga dalam rangka program turin ke desa-desa. Program ini dijalankan sejak Agustus lalu.

"Sudah banyak yang kita cetak (e-KTP) dan bagikan ke masyarakat," kata kepala Disdukcapil Kuansing, Refendi Zukman, Rabu (16/9/2020).

Data yang dikumpulkan, hingga awal September lalu, Disdukcapil Kuansing sudah mencegak 586 e-KTP warga diberbagai desa. Junlah tersebut diperkitakan sudah bertambah.

Sekitar 4.000 Lebih Warga Kuansing Tidak Masuk DPS Pilkada 2020

Rincian e-KTP yang dicetak tersebut yakni Desa Pantai Kecamatan Kuantan Mudik sebanya 43 e-KTP, Desa Logas Kecamatan Singingi 112 E-KTP, Desa Sikakak Kecamatan Cerenti 139 e-KTP, Dusun Tuo Kecamatan Kuantan Hilir 152 e-KTP, desa Banjar Benai Kecamatan Benai 140 e-KTP.

Program turun ke desa yang dimaksud yakni Disdukcapil Kuansing melakukan perekaman data e-KTP bagi warga yang belum merekam ke desa-desa. Sekalian, Disdukcapil mencetak e-KTP dan menyerahkan ke warga.

Program turun merekam ke desa- desa ini dilakukan karena berdasarkan data Desember 2019 lalu, jumlah warga Kuansing yang harus memiliki e-KTP sebanyak 233.621 orang. Sedangkan yang sudah memiliki sebanyak 203.332 orang.

Dari data tersebut didapat, 30 ribu lebih warga Kuansing belum memiliki e-KTP padahal sesuai syarat sudah harus memiliki.

Jumlah DPS Pilkada Kuansing 230.832 Pemilih, Ini Rincian Setiap Kecamatan

Selain itu, dari data tersebut jumlah warga yang sudah merekam sebanyak 207.594 orang. Artinya, ada sekitar 20 ribu lebih warga Kuansing belum melakukan perekaman.

Data diatas menjadi salah satu yang membuat Disducapil Kuansing membuat program perekaman E-KTP ke desa-desa. Selain itu, mirisnya alat perekaman e-KTP di tingkat kecamatan juga jadi penyebab.

Alat perekaman e-KTP di tingkat kecamatan sendiri hanya ada di Kuantan Mudik dan Singingi. Alat perekam lan di dua kecamatan tersebut bisa secara online. Sedangkan di kecamatan Kuantan Tengah, alat perekaman hanya bisa secara offline.

Sedangkan di 12 kecamatan lainnya, tidak ada alat perekaman e-KTP. Sehingga, warga di 12 kecamatan lainnya di Kuansing, kesusahan dalam merekam e-KTP. (Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved