Breaking News:

Speedboat Kandas di Perairan Panipahan, Seorang Penumpangnya Wanita Hamil yang Hendak Melahirkan

Kapal itu rencananya hendak bertolak ke Bagan Siapi-api. Beruntung awak kapal dan penumpang, dengan jumlah total 45 orang, semua dalam kondisi selamat

Istimewa
Personel Basarnas dibantu masyarakat saat mengevakuasi wanita hamil yang hendak melahirkan 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU-Kapal jenis speedboat KN Panipahan Bersatu yang mengangkut 40 orang penumpang, mengalami kandas di perairan Panipahan, Kabupaten Rohil, Rabu (16/9/2020) pagi.

Kapal itu rencananya hendak bertolak ke Bagan Siapi-api. Beruntung awak kapal dan penumpang, dengan jumlah total 45 orang, semua dalam kondisi selamat.

"Kapal ini memang setiap hari berlayar dengan rute Panipahan tujuan Bagan Siapi-api. Namun di perjalanan mengalami kandas diakibatkan air surut," kata Humas Basarnas Pekanbaru, Kukuh Widodo.

Penumpang Minta Berhenti untuk Buang Air, Berakhir Petaka Bagi Supir

Lanjut dia, terkait kejadian tersebut, 4 orang personel dari Unit Siaga Search and Rescue (SAR) Rohil, dikerahkan ke lokasi untuk menyelamatkan dan mengevakuasi para penghuni kapal.

Petugas dibekali dengan kapal KN 402, peralatan selam, peralatan medis, serta alat komunikasi dan alat navigasi.

Adapun jarak dari pos Unit Siaga SAR Rohil ke posisi kapal kandas, sekitar 30 nautical miles, atau 54 kilometer.

Ibu yang Bunuh Anak karena Susah Belajar Online Sempat Ngaku ke Tetangga Putrinya Hilang

Dipaparkan Kukuh, salah seorang penumpang kapal itu, merupakan wanita yang sedang dalam kondisi hamil dan hendak melahirkan.

Untuk itu diperlukan tindakan evakuasi segera ke tempat pelayanan kesehatan terdekat.

Sesampainya di lokasi, tim Rescue Unit Siaga SAR Rohil langsung mengevakuasi sang wanita hamil ke kapal KN 402 milik Basarnas dan dibawa ke Bagan Siapi-api.

Sementara para penumpang lainnya, diangkut dengan kapal nelayan ke Bagan Siapi-api.

Densus 88 Sisir Rumah Alfin Andrian, Tersangka Penusuk Syekh Ali Jaber

Sedangkan kapal speedboat yang kandas, digeser lebih ke tengah laut agar bisa berlayar.

"Untuk penumpang wanita hamil sudah tiba di Pelabuhan Aliong Bagan Siapi-api dan selanjutnya dibawa ke rumah sakit umum daerah dengan ambulance," tutur Kukuh.

Kukuh menambahkan, kapal KN Panipahan Bersatu juga sudah bisa melanjutkan perjalanan, tak lama setelah digeser ke tengah laut. Kapal itu sampai di Bagan Siapi-api dengan selamat.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved