Breaking News:

Virus Corona di Dumai

Angka Positif Meningkat, RSUD Dumai Butuh Laboratorium Biosafety Cabinet dari Pusat

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, drg. Ridhonaldi mengungkapkan, bahwa laboratorium biosafety cabinet (BSL)-2 itu sangat perlu

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ilham Yafiz
istimewa
Proses simulasi penerapan protokol kesehatan di Kota Dumai 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Perkembangan kasus Covid-19 cukup membahayakan di Kota Dumai, dengan peningkatan jumlah angka positif COVID-19, pihak RSUD Dumai, mendesak kebutuhan laboratorium biological safety cabinet atau disebut juga biosafety cabinet (BSL)-2 kepada Pemerintah Pusat.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai, drg. Ridhonaldi mengungkapkan, bahwa laboratorium biosafety cabinet (BSL)-2 itu sangat perlu guna penanganan kasus covid-19 di kota Dumai.

"Kita sangat membutuhkan itu, makanya kita berharap kepada Pemerintah Pusat bisa merealisasikan keinginan Pemerintah Kota Dumai, guna penanganan kasus Covid-19 ini," katanya, Kamis (17/9/20).

Dijelaskannya, dengan adanya laboratorium biosafety cabinet (BSL)-2 ini secara otomatis Kota Dumai sudah bisa melaksanakan testing berbasis PCR atau polymerase chain reaction.

"Dengan demikian memungkinkan untuk kita melakukan tracing dengan kuat, sehingga semakin kuat untuk mencari kasus positif ditengah masyarakat dan mampu menekan angka positif Covid-19," jelasnya.

Kemudian mengenai jumlah kasus Covid-19 sesuai sebaran yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai, tambahnya, hingga Rabu (16/9/2020), terkonfirmasi positif sebanyak 419 kasus.

Kuasa Hukum Pasrah, Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

TERNYATA Penyebab Kebakaran Kantor Kejagung Bukan Karena Listrik, Ada Unsur Pidana Rupanya

Kode Redeem Gratis Free Fire Terbaru, Kode Redeem FF Bundle Sunscorch Priest, Magic Cube

Diantaranya, 272 kasus total isolasi dan rawat, 212 kasus isolasi mandiri, 60 kasus rawat rumah sakit, 139 sembuh dan 8 kasus meninggal dunia.

"Melihat angka kasus positif Covid-19 di Dumai, (BSL)-2 kepada Pemerintah Pusat sangat-sangat diperlukan," harapnya.

Ia menjelaskan, Biosafety Cabinet merupakan area kerja laboratorium dengan ventilasi udara yang telah direkayasa untuk mengamankan pekerja yang bekerja dengan sampel material, lingkungan kerja dan sampel material dari kemungkinan bahaya terkontaminasi atau menimbulkan penyebaran bakteri atau virus yang bersifat patogen.

Diakuinya, Kebutuhan Biosafety Cabinet (BSC) ini menjadi perhatian khusus setiap user di Laboratorium sebab alat ini menjadi aspek penting yang harus dimiliki dan sebagai salah satu syarat keamaan laboratorium terutama pada laboratorium yang bekerja dengan jenis sampel patogen ataupun bahan kimia berbahaya.

"Apalagi pada keadaan pandemic Covid-19 ini, dimana alat BSC (Biosafety Cabinet ) ini menjadi salah satu persyaratan untuk beroperasinya laboratorium pengujian sampel-sampel virus Corona ini," pungkasnya.

( Tribunpekanbaru.com / Dony Kusuma Putra )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved