Breaking News:

Pilkada Serentak 2020 di Riau

Legislator dan ASN Harus Mengundurkan Diri, Bapaslon Pilkada Pelalawan Belum Serahkan Surat Mundur

Ada berkas syarat calon yang harus dilengkapi lagi sesuai dengan hasil verifikasi kami yakni terkait pengunduran diri Bapaslon," ungkap Divisi

Penulis: johanes | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Legislator dan ASN Harus Mengundurkan Diri, Bapaslon Pilkada Pelalawan Belum Serahkan Surat Mundur 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Pelalawan Riau telah menerima perbaikan syarat Bakal Calon (Balon) bupati dan wakil bupati yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020.

Proses perbaikan syarat calon dan pencalonan empat Bakal Pasangan Calon atau Bapaslon telah berakhir pada Rabu (16/9/2020) lalu.

Hampir seluruh berkas dan dokumen yang sebelumnya dianggap kurang serta perlu diperbaiki masing-masing Bapaslon telah diserahkan kembali ke KPU.

Namun masih ada satu syarat yang belum penuhi oleh para Bapaslon Kepala Daerah itu. 

"Ada berkas syarat calon yang harus dilengkapi lagi sesuai dengan hasil verifikasi kami yakni terkait pengunduran diri Bapaslon dari Legisltor atau ASN," ungkap Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Pelalawan, Bapri Naldi, kepada tribunpekanbaru.com, Kamis (17/9/2020).

Ia menjelaskan, dokumen yang kurang itu dari Bapaslon yang berstatus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Berkas pernyataan pengunduran diri dari DPRD dan PNS, kemudian surat tanda terima mundur dari instansi yang berwenang, dan surat pemberitahuan bahwa pengunduran diri sedang diproses.

Dokumen itu harus diserahkan kembali ke KPU Pelalawan lima hari setelah penetapan calon bupati dan wakil bupati pada akhir September ini.

Sedangkan berkas lainnya seperti perbaikan pekerjaan, dukungan partai, hingga berkas lainnya dinyatakan telah lengkap. 

"Lima hari setelah penetapan Paslon pada tanggal 23 September mendatang," tambah Bapri Naldi.

Seperti diketahui adapun Bapaslon yang harus melengkapi syarat pengunduran diri itu yakni Zukri Misran yang merupakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Husni Tamrin yang menjabat anggota DPRD Riau, Adi Sukemi adalah Ketua DPRD Pelalawan, dan HM Rais yang diketahui sebagai PNS yang menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pelalawan. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved