Breaking News:

Mengenal Rencong, Sejarah Rencong, Senjata Tradisional Khas Aceh, Sosok yang Memperkenalkan Rencong

Sejarah mencatat, rencong mulai dikenal sejak zaman kepemimpinan Sultan Ali Mugayatsyah berkuasa di Kerajaan Aceh pada tahun 1514 sampai 1528 M

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri

TRIBUNPEKANBARU.COM - Rencong, ketika mendengar kata rencong, pastinya orang akan langsung terbayang nama Aceh dan para pahlawan Aceh yang gugur memperjuangkan kemerdekaan.

Rencong adalah senjata tradisional khas Aceh yang sampai saat ini terus dilestarikan di tengah masyarakat Aceh.

Rencong begitu dikenal masyarakat Indonesia bahkan dunia, bahkan Aceh dikenal sebagai tanah rencong.

Sejarah mencatat, rencong mulai dikenal sejak zaman kepemimpinan Sultan Ali Mugayatsyah berkuasa di Kerajaan  Aceh pada tahun 1514 sampai 1528 M.

 

Sejarah lain menyebutkan masyarakat Aceh telah menggunakan rencong sejak berdirinya kerajaan-kerajaan Islam pada sekitar abad ke-13.

Kedudukan rencong bagi Kesultanan  Aceh sangatlah penting.

Rencong selalu diselipkan di pinggang Sultan  Aceh, para Ulee Balang dan masyarakat awam dan merupakan simbol keberanian dan kegagahan ureueng  Aceh

Rencong emas milik Sultan  Aceh dapat dijumpai di Museum Sejarah  Aceh.

Hingga kini, rencong masih dipakai dalam upacara pernikahan yang menjadi simbol keberanian seorang laki-laki dalam memimpin keluarga saat berumah tangga.

Masyarakat  Aceh selalu menjaga kelestarian rencong secara turun temurun.

Sejak masa Kerajaan Samudera Pasai dan Kerajaan  Aceh Darussalam, laki-laki  Aceh terbiasa menyematkan rencong di pinggang setiap bepergian.

Jika dilihat secara sekilas, rencong memiliki bentuk seperti kalimat Basmalah yang ditulis dalam Bahasa Arab.

Tulisan itu memang tidak terlihat secara mendetail, namun secara kasar bentuk rencong memang mirip dengan kalimat Basmallah.

Hal tersebut menunjukkan adanya hubungan yang erat antara rencong dengan Islam.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved