Rabu, 15 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Video Berita

Video: Tim SAR Pinjam Peralatan PT Freeport Saat Melakukan Penyelamatan Kru Helikopter yang Jatuh

Pesawat mendarat darurat, pilot, kopilot, dan kru selamat. Sekarang tim sedang dalam proses evakuasi korban, tapi tergantung dari cuaca

Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM- Helikopter milik PT National Utility Helicopters (NUH) yang hilang kontak setelah lepas landas dari Bandara Nabire, Kamis (17/9/2020) ditemukan selamat.

Seluruh penumpang yang terdiri dari tiga orang masing-masing pilot, kopilot, dan seorang kru yang berada di dalam helikopter berhasil selamat.

"Pesawat mendarat darurat, pilot, kopilot, dan kru selamat. Sekarang tim sedang dalam proses evakuasi korban, tapi tergantung dari cuaca di sekitar lokasi," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, di Jayapura, Jumat (18/9/2020).

Narapidana yang Kabur dari Lapas Tangerang Ternyata Gali Lubang Tembus ke Gorong-gorong

Aparat Gabungan Terlibat Aksi Dorong dengan Kelompok Pengklaim Lahan di KIT Pekanbaru

 Adapun pilot, kopilot, dan seorang kru yang berada di dalam helikopter berhasil selamat.

"Pesawat mendarat darurat, pilot, kopilot, dan kru selamat. Sekarang tim sedang dalam proses evakuasi korban, tapi tergantung dari cuaca di sekitar lokasi," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, di Jayapura, Jumat (18/9/2020).

Adapun helikopter dalam keadaan baik. Hanya saja heli dalam posisi miring karena tempat pijakan yang lembek.

Tim SAR Berhasil Menyelamatkan

Saat ini tim SAR tengah berusaha meminta bantuan dari PT Freeport yang memiliki peralatan penyelamatan lebih lengkap.

Sebelumnya diberitakan, satu unit helikopter milik PT National Utility Helicopters (NUH) dilaporkan hilang kontak ketika terbang dari Bandara Nabire, Papua, Kamis.

Kepala Bandara Nabire M Nafiq menuturkan, helikopter yang membawa tiga orang di dalamnya tersebut hilang kontak sejak pukul 10.16 WIB atau 12.06 WIT.

Namun, ada sinyal darurat yang dikeluarkan oleh heli dan sudah terdeteksi oleh emergency group di Jakarta.

Setelah melakukan pencarian, Tim SAR akhirnya menemuka heli tersebut sekitar pukul 10.00 WIT di koordinat 5l3.33.3 S, 136:9.28 E pada cekungan sungai, Jumat.

"Tim SAR pertama yang menemukan langsung bisa kontak, tapi tidak ada tempat darurat untuk mendarat," ujar Kamal. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved