Breaking News:

Pengakuan Penjual Bakso Jadi Legislator, Danai Sekolah 5 Orang Anak hingga Kuliah hanya Jualan Bakso

Saya memang belum waktunya punya mobil seperti kawan-kawan (Dewan). Apalagi anak saya banyak 5 orang. Dua kuliah, dua SMA , satu SD.

Penulis: Nasuha Nasution | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Nasuha Nasution
Pengakuan Penjual Bakso Jadi Legislator, Danai Sekolah 5 Orang Anak hingga Kuliah hanya Jualan Bakso. Foto: Sugeng Pranoto 

Bahkan kata Sugeng, ia sudah menjelajahi hampir semua kampus di Kota Pekanbaru kalau ada agenda wisudanya untuk berjualan bakso.

Pelajaran hidup paling berharga didapat Sugeng dari jualan bakso ini, karena ia tahu bagaimana cara mencari uang susah.

Apalagi ia hanya jualan bakso gerobak dorong saja dan hanya memiliki seorang karyawan untuk cuci piring.

"Jadi dulu itu pernah sehari cuma laku satu porsi.

Rata-rata sehari penghasilan bersih cuma Rp40 ribu, sekarang saya jadi anggota Dewan dan saya berlatih hidup sederhana.

Belanja sesuai penghasilan yang kita terima.

Lebih tau disekitar kita banyak orang susah dari kita," ujarnya bercerita menjadi alasannya tidak mau hidup glamour ketika terpilih jadi anggota Dewan.

Bagi Sugeng apa yang diterimanya sebagai anggota Dewan bukan untuk semata-mata memenuhi keinginannya saja dalam hal mencukupi kebutuhan dan mengikuti gaya hidup, melainkan banyak orang sekeliling yang harus diperhatikan.

Termasuk tidak mau membelikan mobil mewah seperti anggota Dewan lainnya, menurutnya ia belum waktunya punya mobil mahal dan cukup menggunakan mobil yang bisa dipergunakan saja.

"Saya memang belum waktunya punya mobil seperti kawan-kawan (Dewan).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved