Breaking News:

Gadis Belia Jadi Korban Aksi Bejat Ayah Tiri Berkali-kali Selama 3 Tahun Sejak Kelas 1 SMP

Pernah korban sampai diancam mau dibunuh, saat itu ayah tiri itu minta melakukan hubungan namun korban berlindung dibalik adiknya

Penulis: pitos punjadi | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Instagram.com
Gadis Belia Jadi Korban Aksi Bejat Ayah Tiri Berkali-kali Selama 3 Tahun Sejak Kelas 1 SMP. Foto: Ilustrasi Siswi SMP - remaja SMP - Gadis SMP - Gadis Belia - Cewek Cantik - Cewek SMP 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang ayah tiri tega menjadikan anak tirinya yang masih gadis belia berinisial OE (14) sebagai budak seks hampir 3 tahun.

Ayah tiri tersebut memperkosa anak tirinya selama tiga tahun sejak 2018 hingga kini alami trauma.

Pelaku adalah warga Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.

 

Kuasa hukum korban dari LBH Solo Raya, I Made Ridho mengungkapkan, kondisi korban pemerkosaan yang dilakukan ayah tiri sampai saat ini, masih dalam banyang-banyang traumatis.

Maklum aksi bejat ayah tirinya yang dilakukan sejak 2018 tersebut, baru tercium tahun 2020 ini.

Bahkan, sangking traumanya, korban tak berani keluar rumah.

"Korban dan keluarga sampai saat ini masih trauma, kita berharap ada pihak mau bantu rehabilitasi bisa datang dan menemui korban," kata Made kepada TribunSolo.com, Senin (28/9/2020).

Gadis Belia Jadi Korban Aksi Bejat Ayah Tiri Berkali-kali Selama 3 Tahun Sejak Kelas 1 SMP. Foto: Cewek cantik - gadis belia - remaja cantik - gadis cantik - remaja belia - cewek belia - mahasiswi cantik
Gadis Belia Jadi Korban Aksi Bejat Ayah Tiri Berkali-kali Selama 3 Tahun Sejak Kelas 1 SMP. Foto: Cewek cantik - gadis belia - remaja cantik - gadis cantik - remaja belia - cewek belia - mahasiswi cantik (Tribun Pekanbaru/Instagram.com)

Oleh karena itu, pihaknya berharap ada pihak-pihak yang bergerak merehabilitasi kejiwaan korban dan datang menemui korban dan keluarga untuk masa pemulihan.

Akibat trauma, korban mengalami kemurungan karena beban yang harus diterimanya tidak mudah.

"Kini harus ada pemulihan psikis korban," aku dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved