Breaking News:

Virus Corona

Presiden Jokowi Ungkap Mini Lockdown Lebih Efektif Tekan Laju Penularan Covid-19

Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya intervensi berbasis lokal dalam menekan laju penularan virus corona Covid-19

Editor: Sesri
dok Kementerian Luar Negeri
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato perdananya dalam Sidang Majelis Umum (SMU) ke 75 PBB secara virtual. Rabu, (23/9/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kasus Covid-19 di Indonesia masih bertambah sampai Minggu (27/9/2020).

Berdasarkan data pemerintah, masih ada penambahan 3.874 kasus baru Covid-19.

Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya intervensi berbasis lokal dalam menekan laju penularan virus corona Covid-19.

Dengan intervensi berbasis lokal ini, pembatasan aktivitas ekonomi dan sosial hanya dilakukan di lingkup kecil.

Hal ini disampaikan Jokowi saat rapat dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional lewat konferensi video, Senin (28/9/2020).

"Ini perlu saya sampaikan sekali lagi pada komite, intervensi berbasis lokal ini agar disampaikan ke provinsi, kabupaten, kota," kata Jokowi.

"Artinya pembatasan berskala mikro di tingkat desa, kampung, RW, RT, atau di kantor, pondok pesantren, saya kira itu lebih efektif," kata dia.

TRAGIS, Sebut Virus Corona Hoaks, Pria Ini justru Tewas Akibat Covid-19

UPDATE Kasus Covid-19 di Riau, Bertambah 202 Kasus Positif, 6 di Antaranya Meninggal Dunia

Tambah 19 Kasus Positif Baru, Hingga Sabtu Kasus Positif Covid-19 di Bengkalis Capai 202 Kasus

Jika memang ditemukan ada kasus positif di suatu lingkungan, lingkungan itulah yang dibatasi aktivitasnya.

Jokowi menyebut ini sebagai "mini lockdown".

"Saya kira itu lebih efektif. Mini lockdown yang berulang itu akan lebih efektif," kata dia.

Sementara itu, jika pembatasan aktivitas sosial ekonomi dilakukan di level yang lebih luas seperti di tingkat kabupaten/kota atau provinsi, Kepala Negara khawatir hal itu justru akan berdampak pada ekonomi.

ilustrasi covid-19
ilustrasi covid-19 (Gambar oleh fernando zhiminaicela dari Pixabay)

"Jangan sampai kita generalisir satu kota atau satu kabupaten apalagi satu provinsi, ini akan merugikan banyak orang," kata Jokowi.

Kasus Covid-19 di Indonesia masih bertambah sampai Minggu (27/9/2020).

Berdasarkan data pemerintah, masih ada penambahan 3.874 kasus baru Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved