Breaking News:

Terkuak Fakta Baru, Petugas Medis yang Lecehkan Wanita saat Rapid Test Pernah Bawa Kabur Perempuan

Yusri mengatakan pelaku kini telah memiliki satu orang anak dari wanita yang sempat dilarikannya.

Editor: Muhammad Ridho
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Tersangka dokter mesum, EF, berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta di bilangan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara dan sudah mendarat di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (25/9/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Oknum petugas medis Bandara Soekarno-Hatta berinisial EFY yang ditangkap karena kasus penipuan dan pelecehan seksual ternyata tidak pertama kali saja berurusan dengan hukum.

Pada dua tahun lalu, dia juga pernah berurusan dengan kepolisian.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes pol Yusri Yunus mengatakan EFY dilaporkan dalam kasus melarikan seorang perempuan berinisial E.

Belakangan diketahui, perempuan itu kini disebutkan telah menjadi istrinya.

"Pernah yang bersangkutan bermasalah di Polda Sumatera Utara tahun 2018.

Kasus dilaporkan oleh keluarga yang sekarang diakui sebagai istrinya saudari E ini. Dulu ada pelaporan melarikan wanita yang kemudian sekarang diakui itu istrinya," kata Yusri di Bandara Soetta, Jakarta, Senin (28/9/2020).

Yusri mengatakan pelaku kini telah memiliki satu orang anak dari wanita yang sempat dilarikannya.

Namun demikian, pihaknya masih berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara terkait kasus tersebut.

"Kami harus dalami semua ini. Kami masih berkoordinasi dengan polda Sumut untuk bisa pastikan sampai mana kasus tersebut. Tetapi yang bersangkutan sekarang sudah kita amankan di sini," pungkasnya.

tribunnews
Polresta Bandara Soekarno-Hatta saat mengungkap kasus pelecehan seksual dan pemerasan penumpang di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (28/9/2020). (TribunJakarta/Ega Alfreda) 

Untuk diketahui, insiden pelecehan dan pemerasan bermula ketika LHI mengunggah kicauannya di akun twitter miliknya @listongs.

Dalam uraiannya itu, LHI mengaku telah menjadi korban pelecehan dan pemerasan oknum petugas medis di terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

"Sekitar beberapa hari yang lalu di mana si L ini melakukan cuitan di twitter bahwa pada saat yang bersangkutan mau berangkat ke Nias pada saat itu agar untuk di rapid tes dulu," ungkap Yusri.

Namun, Yusri mengatakan hasil rapid tes LHI ternyata hasilnya reaktif.

Selanjutnya, oknum petugas medis tersebut menawarkan bisa mengubah hasil tes rapid tes itu asalkan diberikan sejumlah uang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved