Breaking News:

Kepulauan Meranti

Warga Datang Bawa Mesin Robin dan Selang, Rumah Idrus Bin Perlahan Musnah Dilahap Si Jago Merah

Proses pemadaman saat kebakaran dilakukan oleh masyarakat sekitar menggunakan mesin dan peralatan seadanya.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: CandraDani

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Sebuah rumah di Jalan Impres Dusun Mawar RT 006 RW 004 Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kepulauan Meranti habis dilahap si jago merah pada Senin (28/9/2020).

Dari keterangan pihak kepolisian  Korban yang merupakan pemilik rumah bernama Idrus Bin.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito mengatakan akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil lebih kurang Rp. 100.000.000,-.

Dijelaskan Eko bahwa proses pemadaman saat kebakaran dilakukan oleh masyarakat sekitar menggunakan mesin dan peralatan seadanya.

Sebuah rumah di Jalan Impres Dusun Mawar RT 006 RW 004 Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kepulauan Meranti habis dilahap si jago merah pada Senin (28/9/2020).
Sebuah rumah di Jalan Impres Dusun Mawar RT 006 RW 004 Desa Lukun, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kepulauan Meranti habis dilahap si jago merah pada Senin (28/9/2020). (Istimewa)

Diceritakan Kapolres pada saat kejadian saksi pertama di lokasi sedang memperbaiki sebuah gerobak disamping rumah yang terbakar tersebut, kemudian saksi I mendengar bahwa saksi II (saat kejadian berada di dapur) berteriak akan adanya api.

"Mendengar hal tersebut saksi I berjalan ke depan rumah dan melihat kamar rumah tersebut sudah terbakar, setelah itu saksi I mencoba memadamkan api dengan cara mengambil air di sumur degan menggunakan ember, tidak lama kemudian datang masyarakat sekitar dengan membawa sebuah mesin robin dan selang dan melakukan pemadaman," ujar Eko.

Baliho dan Spanduk Peserta Pilkada Bakal Ditertibkan Bawaslu Meranti, harus Sesuai Ketentuan

Pemkab Meranti Salurkan Beras Kepada 400 Kepala Keluarga Terdampak Covid 19

Peserta CPNS Kepulauan Meranti Selesai SKB, Pengumuman Dijadwalkan Bulan Oktober

Api dapat dipadamkan sekira pukul 13.00 wib dan tidak ada korban jiwa karena kejadian.

Dari hasil introgasi menerangkan bahwa sumber api berasal dari dinding kamar saksi I yaitu Maryati yang merupakan istri korban.

"Untuk listrik saat kejadian tersebut sedang padam, karena di Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti listrik hanya hidup saat malam yaitu dari pukul 18.00 wib sampai dengan 00.00 wib," tuturnya.

Ditambahkannya yang berada dirumah saat kejadian tersebut yaitu Saksi I Maryati (istri korban), Ibni Faraz Al Hamzi (cucu korban), Nafisah Khairani (cucu korban).

Penyebab kebakaran masih dalam proses lirik oleh polres Kepulauan Meranti. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved