Breaking News:

Heriyadi Mendadak Berubah 1 Hari Sebelum Tewas, 'Biasanya Pasangan Dia Ngampas Adalah Saya'

Dikatakan Evan, ada beberapa kejadian yang tak biasa sebelum kecelakaan naas ini terjadi. Salah satunya, tandem kerja Heriyadi yang mendadak berubah

Editor: Muhammad Ridho
istimewa
Kecelakaan kereta api di kawasan Muaraenim. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Denu Aldino (24),  warga Jalan Letnan Munandar, Kelurahan Talang Jawa, Kabupaten Lahat meninggal dunia usai mobil minibus yang ia tumpangi tertabrak kereta api di km 397+6 Kabupaten Muaraenim, Jumat (2/10/2020) siang.

Sementara rekannya, Heriyadi, selamat dan menderita luka serius.

Denu sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Di rumah sakit, sejumlah kerabat dari kedua korban sudah berdatangan, salah satunya adalah Evan yang tak lain rekan kerja dari kedua korban.

Dikatakan Evan, ada beberapa kejadian yang tak biasa sebelum kecelakaan naas ini terjadi.

Salah satunya, tandem kerja Heriyadi yang mendadak berubah di malam sebelum Heriyadi dan Denu berangkat kerja untuk mengantar barang.

Kapolsek Bukitraya dan Senapelan Resmi Berganti, Kapolresta Minta Pejabat Baru Menguasai Wilayah'

Susah Tidur Malam Hingga Sering Melamun?, Bisa Jadi Jin Kafir Sedang Bersarang di Tubuh And

Detik-detik Kronologi Kantor Disnaker Dibakar & Kantor Polisi Diserang, Kecewa Sama Hasil Tes CPNS

"Biasanya, pasangan Heriyadi ngampas itu adalah saya, namun semalam setelah saya sampai kantor dari admin mengatakan bahwa saya tidak usah berangkat dan akan digantikan oleh Denu.

Makanya, yang menjadi pasangan Heriyadi berangkat hari ini adalah Denu," kata Evan saat ditemui di RS HM Rabain Muaraenim, Jumat (2/10/2020).

Dikatakan Evan, pasca kejadian, sejumlah rekan dan keluarga ramai menanyakan kabarnya lewat Heriyadi karena beranggapan yang berangkat kerja saat itu adalah Evan, bukan Denu.

"Soalnya tadi banyak yang nelpon kesaya, karena setahu orang, saya yang berangkat dengan Heriyadi," kata Evan.

Dari sosok mendiang Denu sendiri, Evan mengatakan dirinya merasakan sejumlah kejanggalan.

"Dan memang sebelum meninggal, saat akan berangkat ngampas tadi, tingkah Evan agak aneh.

Dia malah melambaikan tangannya dengan kami, padahal tidak pernah dia berulah seperti itu," katanya.

Ia juga mengatakan hal yang sama dirasakan oleh ibu Denu, semalam sebelum meninggal, Denu sempat ke rumah ibunya untuk meminta maaf.

"Denu ini kan pengantin baru, bulan juni kemarin dia menikah, dan dia ini baru pisah rumah dengan orangtuanya karena mau belajar hidup mandiri.

Dan menurut cerita ibunya tadi malam, Denu ke rumah ibunya datang minta maaf sampai memeluk ibunya sambil menangis.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved