Breaking News:

Inhil

Jumlah Pasien Covid-19 Terus Meningkat Di Inhil, Terindikasi dari Mobilitas Warga & Perlu Dievaluasi

Mobilitas warga Inhil diindikasikan sebagai satu diantara faktor penyebab penularan Covid-19 yang masif akhir – akhir ini.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Kasus positif baru Covid-19 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir di bulan September.

Hingga memasuki 1 oktober ini, berdasarkan data pantauan Covid-19 Kabupaten Inhil, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhil mencatat total konfirmasi pasien positif covid 19 sebanyak 186 orang dengan rincian, yaitu, 41 orang masih dirawat (isolasi) di rumah sakit dan mandiri, 135 orang sembuh dan 10 orang meninggal dunia.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Medis Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil, dr Aleksis, menuturkan, timnya akan kembali mengevaluasi langkah penanganan dan pencegahan setelah melonjaknya angka positif baru.

“Setelah 2 minggu terakhir ini (melonjak) kita evaluasi lagi ke depanya. Setelah upaya yang sedang dilakukan saat ini, kita amati lagi,” dr Aleksis kepada Tribun Pekanbaru, Jum’at (2/10).

Nakes Kontak Dengan Pasien Positif Covid-19, Puskesmas Kotabaru Keritang Inhil Tutup Sementara

Tim Khusus Penanggulangan Covid-19 di Lingkungan Perusahaan di Kateman Inhil Riau Dibentuk

Berdasarkan hasil penelusuran, dr Aleksis menilai mobilitas warga diindikasikan sebagai satu diantara faktor penyebab penularan Covid-19 yang masif akhir – akhir ini.

Apalagi mobilitas warga yang tinggi dan tidak menerapkan protokol kesehatan bukan tidak mungkin menjadi penyebab melambungnya jumlah pasien positif Covid-19 di Inhil.

“Untuk mobilitas warga mungkin perlu dikaji ulang lebih detail lagi tentang hal ini oleh Satgas. Penegakan disiplin tidak cukup hanya dilakukan di kalangan masyarakat, namun juga bersamaan dengan membangun kesadaran di lingkungan kerja, baik pemerintahan maupun swasta,” imbuh Aleksis.

Untuk langkah pencegahan, menurut dr Aleksis, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil telah melaksanakan berbagai upaya agar masyarakat menaati protokol kesehatan Covid-19.

MUI Inhil Tegaskan Tempat Keramaian yang Tak Mau Terapkan Protokol Kesehatan Sebaiknya Tutup Saja

Semua Pegawai Pemkab Inhil Riau Diwajibkan Pakai Masker Meskipun Dalam Ruangan

Berbagai sosialisasi dan imbauan penggunaan masker, tidak berkerumun atau menjaga jarak dan menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan yang ditujukan bagi masyarakat terus dilakukan Satgas dilapangan.

“Satgas juga sudah semakin ketat melakukan razia masker. Imbauan bahkan dilakukan secara langsung kepada masyarakat. Upaya penertiban menggunakan masker terpantau efektif, sekitar 90 persen warga telah mematuhi imbauan penggunaan masker ini,” terangnya.

Disamping penegakan protokol kesehatan, ditambahkan dr Aleksis, Satgas juga terus melakukan tracing terhadap kontak erat guna mendeteksi penularan Covid-19 dari orang ke orang, meskipun saat ini lonjakan pasien positif Covid-19 tetap tidak terhindarkan.

Penerapan PSBM di Inhil akan Difokuskan di Kota Tembilahan

"Mari seluruh elemen masyarakat untuk memperhatikan betul protokol kesehatan yang telah disampaikan pemerintah untuk keselamatan bersama,” pungkas dr Aleksis.(Tribunpekanbaru.com/T. Muhammad Fadhli).

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved