Breaking News:

Air Mata Penyesalan Suami Setelah Bunuh Istri dan Anak Tiri: Saya Sayang Dia, Saya Minta Maaf

Pria berinisial AL yang membunuh istri dan anak tirinya kini diliputi rasa penyesalan hingga ini terlihat meneteskan air matanya.

Editor: Ariestia
KOMPAS.COM/HENDRA CIPTA
AL, tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat mengaku menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga korban. Dia juga siap bertanggung jawab atas semua perbuatannya. (KOMPAS.COM/HENDRA CIPTA) 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pria berinisial AL yang membunuh istri dan anak tirinya kini diliputi rasa penyesalan hingga ini terlihat meneteskan air matanya.

Sambil menangis, meminta maaf kepada keluarga korban. 

//

Di depan wartawan, AL mengaku  siap bertanggung jawab atas semua perbuatannya.

Hal itu ia sampaikan saat rilis kasus di Mapolresta Pontianak, Sabtu 3 Oktober 2020.

“Kepada pihak keluarga istri, saya akui kesalahan ini, saya minta maaf, dan menyampaikan rasa menyesal,” kata AL seperti dikutip dari Kompas.com.

Sederet Manfaat Rebus Pisang Mentah Ditambah Garam, Ampuh untuk Sederet Masalah Kesehatan

Narapidana Kasus Terorisme Bebas dari Lapas Bogor, Dikawal Ketat Saat Menuju Ke Pekanbaru

Lagu Viral TikTok Wrap Me In Plastic, Download Lagu Wrap Me In Plastic Lengkap Lirik dan Video Klip

Pelaku kasus pembunuhan ibu dan anak di Pontianak
Pelaku kasus pembunuhan ibu dan anak di Pontianak (Kolase TribunNewsmaker/ Kompas.com (Hendra Cipta))

Selain meminta maaf, AL juga mengaku menyayangi istrinya.

Hal itulah yang membuatnya bersikeras tidak mau bercerai.

//
// <\/scr"+"ipt>"); // ]]>

“Istri pernah minta cerai, tapi saya tidak mau."

"Saya sayang sama dia, benar-benar khilaf saya."

"Itulah yang terjadi,” ucap AL.

Tak Sadar Ada Jarum Tertancap di Otaknya Bertahun-tahun, Korban Santet?

Sebelumnya diberitakan, jenazah ibu dan anak ditemukan di sebuah rumah di Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan  Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Polisi kemudian menangkap AL yang merupakan suami dan ayah tiri korban. AL mengakui telah membunuh  istri dan anaknya.

Peristiwa itu berawal saat AL mendatangi rumah istrinya atau lokasi kejadian untuk membicarakan soal permintaan cerai korban, Senin (21/9/2020) sekitar pukul 00.45 WIB.

Tersangka menegaskan bahwa dia tidak ingin bercerai, tetapi korban kekeh dengan niatnya.

Mendengar itu, tersangka AL marah dan keluar rumah mengambil besi speedboat.

Tersangka masuk lagi dan langsung memukul istrinya.

Tiba-tiba anak korban datang dan memukul kepala pelaku dengan lesung.

Tersangka semakin emosi, lalu mengejar anak tirinya dan memukulnya dari belakang hingga tersungkur.

Tersangka AL kembali mendatangi istrinya dan memukuli korban sebanyak tiga kali dan juga kembali memukuli anaknya dua kali.

Saat itu, kaki anaknya masih terlihat bergerak-gerak.

Pelaku mengunci dari luar dan meninggalkan kedua korban di dalam rumah.

Luna Maya Ngaku Tak Punya Pengalaman Banyak Soal Laki-laki, Soal Pacaran

Malam itu juga tersangka kembali ke rumahnya di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, lalu pergi menggunakan speedboat ke arah hulu sungai dan menenggelamkan speedboat tersebut bersama barang bukti lain.

Pelaku kemudian melanjutkan dengan berjalan kaki, hingga akhirnya ditangkap aparat kepolisian.

Tersangka dijerat Pasal 340 dan atau Pasal 338 dan atau Pasal 351 KUHP dengan hukuman maksimal seumur hidup. (TribunNewsmaker/ *)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sambil Menangis, Suami Pembunuh Istri dan Anak: Saya Sayang Dia, Saya Minta Maaf". dan di Tribunnews.com dengan judul Menyesal Bunuh Istri karena Menolak Diceraikan, Pria di Pontianak: Saya Sayang Dia, Saya Minta Maaf.

Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved