Breaking News:

DPRD PEKANBARU: Legislator Geram, Insentif Penggali Kubur Covid-19 Belum Dibayar, Nggak Punya Hati!

Meski insentif penggali kubur perharinya hanya Rp 200 ribu, namun sangat diharapkan para penggali kubur tersebut.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Anggota DPRD Pekanbaru Viktor Parulian mengaku geram, akibat ulah Satgas Covid-19 Pekanbaru melalui Dinas Perkim, yang belum membayar insentif penggali kubur mayat covid-19, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tengku Mahmud, Palas, Rumbai, Pekanbaru.

Tak tanggung-tanggung, insentif yang belum dibayarkan tersebut selama 6 bulan.

Meski insentif penggali kubur perharinya hanya Rp 200 ribu, namun sangat diharapkan para penggali kubur tersebut.

"Kalau seperti ini kan, nggak benar lagi. Kan sama aja nggak punya hati namanya. Pekerja itu tiap hari gali kubur, capek dan ada aspek sosialnya," tegas Viktor Parulian, Senin (5/10/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Leading sektor untuk pembayaran insentif penggali kubur covid-19 ini, menjadi tanggung jawab Dinas Perkim Pekanbaru. Alasan Dinas Perkim masih mencari rujukan regulasinya, menurut Babe, panggilan akrab Viktor Parulian, hanya alasan saja.

Sebab, perekrutan tenaga penggali kubur ini dipastikan tidak mendadak dipekerjakan. Namun sudah melalui pembahasan yang panjang, sehingga mereka direkrut.

"Yang kita jadi heran, kalau anggaran untuk seremonial, bisa cepat dicairkan. Apalagi pembelian masker dan sejenisnya, anggaran langsung keluar. Tapi giliran anggaran penggali kubur, seperti dicari-cari alasan," tegasnya.

Anggota DPRD Pekanbaru, Viktor Parulian
Anggota DPRD Pekanbaru, Viktor Parulian (TRIBUN PEKANBARU / SYAFRUDDIN MIROHI)

"Saat kami tanya dalam hearing soal anggaran covid-19 ini, semuanya bilang aman, tak ada masalah. Ini bukti di lapangan ternyata ada," kesal Babe yang juga anggota Komisi I ini.

Buruh Merespon, Jika RUU Disahkan, BRB Boikot Partai Pendukung RUU Cipta Kerja di Pilkada

Luna Maya Ngaku Tak Punya Pengalaman Banyak Soal Laki-laki, Soal Pacaran

Penting, Besok Pelayanan Poliklinik di RSUD Kepulauan Meranti Riau Dibuka Kembali

Pemerintah dalam hal ini Dinas Perkim Pekanbaru, jangan mencari tumbal untuk pembenaran kelalaian kerjanya. Harusnya mereka berpikir, bagaimana dampak penggali kubur covid-19 ini di tengah masyarakat.

Termasuk keluarganya yang kemungkinan besar disisihkan warga lainnya, karena suaminya jadi penggali kubur covid-19.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved