Breaking News:

Bea Cukai Dumai, Amankan Barang-Barang Ilegal Asal Negeri Jiran

Jajaran pegawai Kantor Bea Cukai Dumai, berhasil menggagalkan peredaran barang barang illegal asal negeri jiran (Malaysia),

Penulis: Donny Kusuma Putra | Editor: Ariestia
Istimewa
Barang bekas diamankan Bea Cukai Dumai 

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Jajaran pegawai Kantor Bea Cukai Dumai, berhasil menggagalkan peredaran barang barang illegal asal negeri jiran (Malaysia), Pada Jumat (2/10/2020), di daerah Rokan Hilir.

Dalam kegiatan penindakan hasil sinergi Bea Cukai Dumai dan Tim Patroli Laut Kanwil Khusus DJBC Kepulauan Riau dengan sandi operasi "Patroli Laut Jaring Sriwijaya" berhasil diamankan sejumlah Ban Dalam bekas, Karpet, serta kotak kotak berisi barang campuran tanpa dilengkapi Dokumen Pabean.

Kepala Bea Cukai Dumai, Fuad Fauzi melalui Kasi PLI, Gatot Kuncoro membenarkan bahwa Bea Cukai Dumai dan Tim Patroli Laut Kanwil Khusus DJBC Kepulauan Riau dengan sandi operasi "Patroli Laut Jaring Sriwijaya" berhasil mengamankan barang-barang bekas dari negeri Jiran di kabupaten Rohil.

‎Gatot menjelaskan, penangkapakan tersebut bermula dari informasi masyarakat yang diterima petugas Bea Cukai Dumai, bahwa tengah berlangsung dugaan kegiatan illegal berupa importasi (pemasukan) barang bekas dari Malaysia, di daerah Rokan Hilir.

"Petugas Bea Cukai segera melakukan koordinasi dengan menghubungi kapal patroli Kanwil Khusus DJBC Kepulauan Riau, yang kebetulan tengah berada tidak jauh dari lokasi," katanya, Selasa (6/10/2020).

Lebih lanjut dijelaskannya, setelah dilakukan pelacakan dan penyisiran selama kurang lebih satu jam, di sejumlah tempat di Rokan Hilir, akhirnya tim patroli berhasil menemukan kapal tanpa nama GT. S 20 No. 603 yang tengah melakukan pembongkaran barang di salah satu Pelabuhan Ikan di daerah Bagan Siapiapi.

Diterangkanya, sewaktu dilakukan pemeriksaan seseorang yang kemudian diketahui bernama SB mengaku sebagai Nakhoda di atas Kapal tanpa nama tersebut, sedangkan ABK-nya yang lain melarikan diri sewaktu Tim patroli BC 10001 merapat ke lokasi.

"Saat itu Kondisi air yang sedang surut, menyebabkan kapal menjadi kandas, sehingga kapal tidak memungkinkan di evakuasi," imbuhnya.

Gatot menambahkan, sebagian anggota tim mengamankan nakhoda dan barang bukti untuk dibawa ke Kantor Bea Cukai Dumai, sementara sarana pengangkut diamankan oleh tim patroli BC 10001 sambil menunggu air pasang.

"Sayang saat air pasang tiba, posisi kapal mulai miring dan akhirnya tenggelam," tambahnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved