Breaking News:

DPRD PEKANBARU: Terungkap Dalam Hearing Komisi III, Segini Anggaran Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Dijelaskan Yasser, bahwa untuk penanganan pasien positif covid-19 di rumah sakit swasta, sama dengan nilai di RSM Pekanbaru, yakni Rp 7,5 juta.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi III DPRD Pekanbaru akhirnya berhasil menguak berapa sebenarnya, anggaran yang diterima pihak rumah sakit di Kota Pekanbaru, jika menangani pasien positif covid-19.

Dalam hearing yang digelar Komisi III dengan Rumah Sakit Madani (RSM) Pekanbaru Senin kemarin, terungkap bahwa untuk satu orang pasien covid-19, yang dirawat di RSM Pekanbaru, mendapatkan biaya penanganan dari Pemerintah Kota Pekanbaru sebesar Rp 7,5 juta.

"Laporan pihak RSM Pekanbaru memang segitu (Rp 7,5 juta perorang), untuk pasien gejala berat," kata Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidi, Selasa (6/10/2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Bagaimana dengan informasi di lapangan satu pasien covid-19 positif dilabel Rp 17-20 juta?

"Nilai Rp 17-20 juta itu benar, tapi itu waktu awal-awal dulu penanganan pasien positif covid-19. Sekarang sudah turun, karena sudah diatur Pemerintah melalui regulasi baru (Permenkes RI)," tegas Politisi PKS ini.

GAWAT, Positivity Rate Covid-19 Indonesia 3 Kali Lebih Banyak Dibanding Standar WHO

Nasrikah, Pelempar Kotoran Manusia ke Petugas Medis Kini Diperiksa Polisi, Videonya Sempat VIRAL

Yakinlah, Dengan Imunitas yang Baik, Covid-19 yang Menginfeksi akan Mati Sendiri Selama 14 Hari

Saat ini, jumlah pasien positif covid-19 yang dirawat di RSM Pekanbaru berjumlah 39 pasien. Namun data ini akan berubah, seiring adanya pasien yang sudah dinyatakan negatif.

"Yang mereka laporkan segitu kemarin. Sekarang kita kurang tahu lagi. Coba tanya lagi ke RSM Pekanbaru," sebut Yasser lagi.

Lalu, bagaimana dengan biaya di rumah sakit swasta, untuk satu pasien positif covid-19?

Dijelaskan Yasser, bahwa untuk penanganan pasien positif covid-19 di rumah sakit swasta, sama dengan nilai di RSM Pekanbaru, yakni Rp 7,5 juta.

"Itu sama saja Rp 7,5 juta per orang. Jadi, tidak ada lagi satu pasien Rp 17 juta yang dibayar pemerintah. Rp 17 juta itu dulu, pas awal," katanya.

Halaman
12
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved