Breaking News:

Kepulauan Meranti

Penumpang Kepau Jaya Express Tuntut Kompensasi, Pemilik Speedboat Upayakan Cari Solusi Terbaik

Sejumlah penumpang Speedboat Kepau Jaya Express yang mengalami kecelakaan menuntut kompensasi. Sementara pemilik speedboat bakal cari solusi terbaik.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Teddy Tarigan
Kapal Tabrak Balok Kayu, 7 Penumpang Lompat ke Laut Via Jendela, Kepau Jaya Express Nyaris Tenggelam. Foto: Proses evakuasi oleh tim gabungan terhadap penumpang dan awak kapal Kepau Jaya Express Selasa (6/10/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Sejumlah penumpang Speedboat Kepau Jaya Express yang mengalami kecelakaan Laka laut di sekitar Perairan Anak Ayam, Desa Sungai Tohor, Kepulauan Meranti pada Selasa (6/10/2020) pagi menuntut kerugian yang dialami.

Hal tersebut terlihat saat para penumpang berhasil tiba di dermaga kedai Kopi Harum Dari Selatapanjang.

Salah satu yang menuntut kerugian adalah Emi Zuan warga Kampung Baru, Selatpanjang.

Dirinya mengaku saat kejadian berada di atas kapal bersama dengan barang bawaannya.

Ketika kapal menabrak balok kayu, Emi mengaku terpental bersama dengan barang bawaannya.

Penting, Besok Pelayanan Poliklinik di RSUD Kepulauan Meranti Riau Dibuka Kembali

Beri Kejutan,Polres Meranti Kunjungi Mako Rayon Militer 02 Tebingtinggi dan Pos AL Selatpanjang

"Kami terpental bersama barang bawaan, dan saat itu kami kehilangan karena awak kapal meminta kami meyelamatkan diri sendiri," ujar Emi.

Dirinya bahkan sempat meluapkan emosinya kepda pengurus kapal agar bertanggung jawab dengan hal yang dialami karena seluruh tasnya saat belum ditemukan.

"Bahkan saya pulang sudah tidak pakai alas kaki lagi. Tapi yang paling penting itu tas saya karena isinya ada uang sekitar Rp 2 juta, dompet dan pakaian, dan alat-alat saya untuk bekerja," ujarnya.

Dirinya bahkan memberikan waktu kepada pihak kapal agar mengganti rugi selama tiga hari.

"Pokoknya kami akan datang lagi ke sini setelah tiga hari, karena pihak kapal juga sudah setuju untuk itu." pungkasnya.

Setidaknya saat itu ada 3 orang yang menuntut ganti rugi karena kejadian tersebut.

Pengurus Speedboat Kepau Jaya Express Apeng mengaku saat ini sedang mencari jalan keluar terhadap tuntutan para penumpang tersebut.

Masih Perlu Perbaikan, KPU Meranti Serahkan Hasil Verifikasi Berkas Said Hasyim-Abdul Rauf

Kejati Riau Segera Tentukan Sikap Terkait Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Meranti

Namun dirinya mengatakan tetap akan mengganti rugi kerugian yang dialami oleh penumpang.

"Kita masih cari solusinya, sekarang kami fokus dulu untuk pemeriksaan kapal. Kita juga berharap barang-barang penumpang yang terlempar bisa ditemukan." Pungkasnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved