Breaking News:

Video Berita

VIDEO: Kericuhan Demo UU Cipta Kerja di Lampung, Polisi Amankan Sejumlah Oknum Diduga Provokator

Kericuhan juga dipicu saat massa memaksa masuk gedung DPRD, mereka menuntut untuk bertemu ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay.

Editor: aidil wardi

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Pasca unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar di depan gedung DPRD Provinsi Lampung atas penolakan terhadap undang-undang Cipta Kerja, polisi kini mengamankan sejumlah warga yang diduga sebagai pemicu kerusuhan.

Sebelumnya massa unjuk rasa yang memadati pelataran di depan gedung DPRD sempat tidak terkontrol, massa terlibat saling serang dengan petugas menggunakan batu dan botol minuman.

Ke ricuhan juga dipicu saat massa memaksa masuk gedung DPRD, mereka menuntut untuk bertemu ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay.

Namun pertemuan itu tidak menemui kesepakan yang diinginkan, massa kembali bergejolak.

Mahasiswa di Padang Lanjutkan Aksi, Bakar Ban Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Depan DPRD Sumbar

Istana Tegaskan Tak Ada Opsi Penerbitan Perppu untuk Batalkan UU Cipta Kerja

Mereka merusak sejumlah fasilitas gedung DPRD, sejumlah kaca pecah, pagar rusak, dan coretan dengan kata-kata bernada kritikan di dinding depan gedung DPRD.

Aparat keamanan Polri, TNI, dan Satpol PP yang berjaga di lokasi langsung memutuskan untuk memukul mundur massa keluar dari area gedung.

Polisi mengamankan sebanyak 11 orang yang merupakan pelajar diduga menjadi pemicu kerusuhan. Polisi menyebut mereka yang diamankan membawa sejumlah benda seperti batu, kayu, dan bahan bakar. Kini mereka masih menjalani pemeriksaan secara intensif.

Hingga Rabu (7/10/2020) malam, polisi masih berjaga di area gedung DPRD. Petugas disiagakan untuk mengantisipasi potensi massa yang kembali ber unjuk rasa.

Demo Tolak Omnibus Law di Lampung Berujung Ricuh

Kerusuhan dari massa yang menolak omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, ada belasan mahasiswa yang terluka setelah polisi menahan massa yang mencoba masuk ke dalam Gedung DPRD Lampung.

Sejumlah aparat Dalmas Polda Lampung juga mengalami luka akibat lemparan batu dari arah massa yang berdemo.

Kerusuhan berawal saat massa meminta anggota Dewan untuk hadir di tengah peng unjuk rasa.

Namun, beberapa kali terjadi provokasi dari barisan belakang, hingga membuat massa menjadi tidak terkendali.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved