Breaking News:

DPRD PEKANBARU - Legislator Geram Kontraktor Galian Membandel, Minta Pemko Blacklist Perusahaannya

Belum adanya progres bekas galian Jargas ditimbun dan diaspal, di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru, membuat kalangan legislator geram.

Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Pekerja mengerjakan galian untuk distribusi pipa gas bumi di Jalan Durian Pekanbaru, Senin (20/4/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Belum adanya progres bekas galian jaringan gas (Jargas) ditimbun dan diaspal, di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru, membuat kalangan legislator geram.

Sebab, akibat galian tersebut sudah banyak pengendara yang jadi korban.

Bahkan anggota DPRD Pekanbaru sendiri, pernah mengalami itu, kendaraannya masuk lubang bekas galian.

"Ini nampaknya kontraktor bandel. Tak menghiraukan keselamatan warga. Yang ada di pikirannya hanya proyek. Maka, kami rekomendasikan agar Pemko mem-blacklist perusahaannya, agar tidak bisa ikut tender lagi. Saya sendiri pernah jadi korban akibat galian tersebut," tegas Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar SE MH, kepada Tribunpekanbaru.com, Jumat (9/10/2020).

Seperti diketahui, sejumlah galian di pinggir jalan di tengah kota, setelah dikerjakan hingga kini tak diaspal lagi.

Seperti halnya di Jalan Taskurun, Jalan Mangga, Jalan Jati, Jalan Kulim, Jalan Durian dan lainnya.

Kondisi seperti ini sebenarnya sudah langganan terjadi.

Hampir setiap tahun galian ini, tak pernah disempurnakan kembali seperti awal.

Namun tidak ada reaksi dari Pemko melalui OPD terkait, untuk memberikan sanksi kepada perusahaan.

"Kalau hanya himbauan saja untuk apa, dinas terkait yakni PUPR harus tegas. Karena ini rutin setiap tahun terjadi. Sebelumnya galian jaringan optik, sekarang galian Jargas. Besoknya galian apa lagi," sebutnya kesal.

Halaman
1234
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved