Breaking News:

Sudah Rapid Test Hasilnya Non Reaktif, Tapi Bapak Ini Kelewat Depresi Hingga Terjadi Hal Menyedihkan

Petugas Puskesmas menyampaikan Endro Gunawan memang beberapa kali mengeluhkan terpapar Covid-19. Namun saat dirapid tes hasilnya selalu non reaktif.

Editor: CandraDani
Gambar oleh Susan Cipriano dari Pixabay
ilustrasi sedih 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Diduga depresi, seorang ayah bunuh anak kandungnya sendiri.

Sang ayah diduga putus asa karena mengira dirinya terjangkit virus Corona.

Pada akhirnya, si ayah nekat mengakhiri hidupnya sendiri.

Padahal, sebelumnya si ayah pernah menjalani rapid test di Puskesmas terdekat dan hasilnya non reaktif.

Namun, akibat depresi berlebihan maka terjadilah peristiwa yang sangat menyediahkan ini.

Dilansir dari Tribun Jateng (grup Tribun Pekanbaru), Endro Gunawan (48), tega membunuh putri kandungnya Ilona Indra Mulyasari (12) di rumahnya, Perum Ngembal Asri, Desa Ngembal Kulon RT 05 RW 03 Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

35 Orang Diamankan Saat Aksi Demo Tolak Omnibus Law di DPRD Kalbar, 5 Diantaranya Reaktif Rapid Test

Jangankan Undang Artis Acara Expo Saja Ditiadakan, HUT Pelalawan Tahun Ini Dirayakan Sederhana Saja

Setelah melakukan aksinya tersebut, Endro juga melakukan bunuh diri hingga ditemukan istrinya sekitar pukul 17.00, Kamis (8/10/2020).

Petugas Puskesmas Ngembal Kulon bersama tim Inafis Polres Kudus yang datang ke lokasi menemukan Ilona dan ayahnya masih hidup sekitar pukul 17.30.

Namun pada saat perjalanan menuju RSUD Dr Loekmonohadi Kabupaten Kudus, anaknya Ilona sudah menghembuskan nafas terakhir.

Tetangga korban, Ani Firgiany (42), war‎ga RT 5 RW 3,‎ menyampaikan, ayahnya sudah lama sakit depresi.

Beredar Kabar Peserta Demo di DPRD Riau Ada yang Meninggal, Polisi Pastikan Hoax, Ini Faktanya

Gawat, Kemana 18 Jurnalis yang Hilang setelah Liput Demo UU Cipta Kerja, Kini Tak Bisa Dihubungi

Endro merasa jika terkena Covid-19 gara-gara tertular anaknya.

Namun menurut istri korban, Mulyati, suaminya mengalami depresi sehingga merasa terkena Covid-19.

"Makanya ayahnya itu tiga hari lalu minta diswab‎ karena merasa kena Covid.  Anaknya juga sudah lama punya asma, tapi menganggapnya itu Covid," ujar Ani, Kamis (8/10/2020).

Setelah istrinya pulang dan tiba di rumah, kata dia, anak berada di sofa d‎an suaminya berada di lantai.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved