Minggu, 10 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Penanganan Covid

Sudah Mengenakan Masker, Tetapi Tertular Covid-19, Ini Penjelasan Medisnya

Tekan angka penularan Covid-19 di Indonesia dilakukan dengan disiplin menerapkan Protokol Kesehatan.

Tayang:
Editor: Ilham Yafiz
Tribunpekanbaru.com
Cara menggunakan masker yang benar 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tekan angka penularan Covid-19 di Indonesia dilakukan dengan disiplin menerapkan Protokol Kesehatan.

Rajin cuci tangan, mengenakan masker dan menjaga jarak menjadi protokol kesehatan yang harus dijalankan.

Namun masih ada pertanyaan karena ada orang tetap tertular Covid-19 meski sudah menggunakan masker.

Ternyata ini alasan kenapa masih ada pasien Covid-19 padahal sudah taat mengenakan masker saat keluar rumah.

Dilansir dari Kontan.Id, Survei Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut 90% masyarakat Indonesia sudah disiplin menggunakan masker di tengah pandemi corona atau Covid-19.

Namun, jumlah warga yang kena corona di Indonesia terus bertambah.

Apa penyebab orang kena corona meski sudah pakai masker

Dari situs covid-19.go.id, jumlah kasus positif corona pada Sabtu 10 Oktober 2020 mencapai 328.952 orang.

Angka ini terakumulasi dengan penambahan pasien positif corona harian yang tercatat dalam 24 jam yang mencapai 4.294 orang, lebih banyak dibanding penambahan sehari sebelumnya hanya 4.094 orang.

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo mengatakan, meski 90 persen masyarakat Indonesia disiplin memakai masker di tengah pandemi corona, tapi banyak yang memakai masker kurang tepat.

Menurut Doni, penggunaan masker harus sepanjang waktu selama di area publik di masa pandemi corona atau Covid-19.

“Penggunaan masker juga harus dengan yang benar," kata Doni, dalam jumpa pers virtual dari BNPB, Jumat (9/10).

Bahkan, menurut Doni, ketika di rumah, masyarakat harus tetap wajib memakai masker jika ada anggota keluarga yang masih bekerja di kantor atau beraktivitas di luar rumah.

"Penggunaan masker di rumah juga harus, kalau ada anggota keluarga yang sering keluar rumah, yang di rumah harus tetap pakai masker,” ujar Doni.

Hasil wawancara dengan pasien corona, dari data 7% yang terpapar Covid-19 mereka tidak keluar rumah.

Mereka ini, sangat mungkin terpapar dari keluarga yang masih keluar rumah.

Selain itu, 90 persen responden pasien Wisma Atlet di survei BPS itu pengguna masker.

"(Memakai masker) baik medis dan nonmedis, tapi ternyata terpapar juga. Antara lain, mereka terpapar saat makan. Jaraknya enggak diatur. Enggak diingatkan pas makan," kata Doni.

Walhasil, saat makan pun meski di dalam rumah harus juga diatur jaraknya, dibatasi jumlahnya.

“Jadi harus tiap saat enggak boleh berhenti," ujar Doni.

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

( Tribunpekanbaru.com )

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin) Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved