47 Pasien Positif Covid-19 Tanpa Gejala Masih Jalani Isolasi di Rusunawa Rejosari Pekanbaru
Jumlah pasien yang menjalani perawatan di Rusunawa Rejosari mencapai 47 orang.Mereka saat ini dalam pengawasan tim medis
Penulis: Fernando | Editor: Nurul Qomariah
Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) Kota Pekanbaru masih fokus di empat kecamatan.
Empat kecamatan tersebut yakni Tampan, Marpoyan Damai, Bukit Raya dan Payung Sekaki.
Tim Satgas Penanganan Covid-19 belum berencana memperluas pemberlakuan PSBM. PSBM berlangsung hingga 14 Oktober 2020 mendatang.
"Kita fokus itu, selesaikan dulu hingga 14 hari. Kita masih fokus di empat kecamatan itu," terang Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning kepada Tribun, Kamis (8/10/2020).
Menurutnya, sampai saat ini belum ada rencana memperluas PSBM di kecamatan lainnya. Ia mengaku belum ada arahan dari Walikota Pekanbaru terkait rencana itu.
Namun untuk pengawasan protokol kesehatan bakal dilakukan di semua kecamatan. Upaya ini untuk memastikan seluruh kecamatan bisa diawasi.
Burhan tidak menampik ada rencana giat penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan di kecamatan lainnya. Ia menyebut bakal menyampaikan rencana ini kepada Walikota Pekanbaru.
Ada rencana nanti penindakan di setiap kecamatan bersama pihak polsek. Ia menyebu hal itu menjadi satu poin evaluasi penyelenggaraan PSBM.
Burhan menyebut ada rencana menggelar giat hunting di 12 kecamatan. Giat hunting tidak cuma malam, tapi juga digelar saat siang.
"Jadi tidak hanya malam, siang juga digelar hunting," ulasnya.
Pihaknya masih mempertimbangkan kesiapan personel yang bertugas. Ia masih berupaya membagi personel agar bisa melakukan hunting penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan.
"Nanti kita coba bagi, satu siang dan satu malam," jelasnya.
PSBM di Kota Pekanbaru Berakhir Besok

Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kota Pekanbaru bakal berakhir pada, Selasa (13/10/2020) besok.
Ada satu hari lagi PSBM bakal berlangsung di empat kecamatan.