Breaking News:

Komisi IV DPRD Pekanbaru Hearing dengan DLHK, Ini yang Dibahas

Komisi IV DPRD Pekanbaru, menggelar hearing dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Senin di ruang Komisi IV.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi IV DPRD Pekanbaru, menggelar hearing dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Senin (12/10/2020) di ruang Komisi IV.

Hearing ini langsung dipimpin Ketua Komisi IV Sigit Yuwono ST, dan semua anggota Komisi IV.

Sementara dari DLHK, diwakili Sekretaris DLHK Azhar, dan beberapa kepala bidang. Ketua Komisi IV Sigit Yuwono ST mengatakan, hearing ini hanya fokus membahas mengenai anggaran DLHK Pekanbaru tahun 2020.

"Seharusnya pembahasan anggaran 2020 ini, kita bahas sebelum ketuk palu APBD Perubahan 2020. Tapi karena kondisi covid-19 saat itu serius, maka pembahasannya hanya di tingkat Banggar saja. Di komisi IV tak bisa dibahas. Sekarang lah baru kita telaah lagi," terang Sigit di sela-sela hearing.

Dijelaskan, pada APBD Murni 2020, anggaran DLHK sebesar Rp 102 miliar.

Suasana hearing Komisi IV DPRD dengan DLHK Pekanbaru.
Suasana hearing Komisi IV DPRD dengan DLHK Pekanbaru. (Istimewa)

Namun pada APBD Perubahan 2020, anggarannya naik menjadi Rp 134 miliar lebih. Artinya di sini, ada kelebihan anggaran sekitar Rp 31 miliar.

"Kenaikan anggaran ini berdasarkan laporan DLHK, karena ada anggaran pihak ketiga pengangkutan sampah. Ini lah yang akan kita singkronkan," terang Sigit.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa total anggaran untuk pengangkutan sampah melalui pihak ketiga, yakni PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya, sudah dibayarkan sejak tahun 2018 lalu, melalui kerjasama program multiyears tiga tahun (2018-2020).

Pada tahun 2020 ini, sisa bayar untuk dua perusahaan pihak ketiga tersebut, memang masih ada. Namun setelah dilihat dari data yang diberikan, masih terjadi selisih.

"Kontrak multiyears untuk PT Samhana Rp 72 miliar, dan PT Godang Tua 87 miliar. Dibayarkan sejak 2018 sudah 3 tahun sampai 2020, tapi msh ada selisih. Seharusnya di APBD 2020 yang kita bayarkan lagi Rp 69 miliar," terang Politisi Partai Demokrat ini.

Halaman
1234
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved