Sempat Polemik, Akhirnya Gugus Tugas Resmi Nyatakan Wabup Kuansing Halim Sembuh dari Covid-19

Pernyataan sembuhnya Wabup Halim dari Covid-19 ini dilakukan Minggu malam (11/10/2020) sekitar pukul 21.21 WIB

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Nurul Qomariah
Tribunpekanbaru.com
Pasangan calon (Paslon) Halim - Komperensi saat mendapat nomor urut di Pilkada Kuansing 2020. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Setelah sempat terjadi polemik, Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kuansing akhirnya Wakil Bupati (Wabup) H Halim dinyatakan sembuh.

Pernyataan sembuhnya Wabup Halim dari Covid-19 ini dilakukan Minggu malam (11/10/2020) sekitar pukul 21.21 WIB.

"Dengan demikian setelah mendapat penjelasan dari tim kesehatan dan dokter terkait, maka dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuantan Singingi menyampaikan bahwa TN H (Halim) dinyatakan negatif (sembuh) dari Covid-19. Demikian terima kasih," kata juru bicara satgas covid-19, Agusmandar, Minggu malam (11/10/2020).

Baca juga: China Diserang Virus Lain Saat Corona di Dunia Masih Jadi Momok Menakutkan, Apa Saja Gejalanya?

Baca juga: Perangi Covid-19, Pemprov Riau Sudah Habiskan Anggaran hingga Rp 237 Miliar

Baca juga: Polisi Minta Warga Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan, Tegur Masyarakat yang Lakukan Pelanggaran

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah group WhatsApp yang didalamnya didominasi jurnalis di Kabupaten Kuansing.

Group tersebut memang khusus informasi resmi penanganan Covid-19 di Kabupaten Kuansing.

Pernyataan tersebut juga sekaligus menyudahi polemik yang terjadi terkait status kesembuhan Halim dari Covid-19.

Sebelumnya, seperti yang diberitakan Tribunpekanbaru.com , muncul polemik soal kesembuhan Halim.

Di satu sisi Halim mengklaim sudah sembuh yang berdasarkan swab mandiri di klinik Prodia. Halim pun mulai beraktivitas diluar rumah pada Sabtu (10/10/2020).

Halim dikonfirmasi pada Minggu pagi (11/10/2020).

Di sisi lain, Agusmandar mengatakan hasil swab terakhir, Halim masih positif. Agusmandar dihubungi pada Minggu siang.

Polemik pun akhirnya terjadi. Dua pernyataan yang bertentangan.

Tak ingin polemik berlarut-larut, akhirnya gugus tugas mencari tahu.

Sehingga keluarlah kesimpulan Halil dinyatakan sembuh.

Rapid test massal bagi Imam Mesjid Paripurna se-Pekanbaru
Ilustrasi alat rapid test. (TRIBUN PEKANBARU / DODY VLADIMIR)

Agusmandar menerangkan kronologis pengambilan sampel uji swab Wabup Halim.

Pengambilan sampel swab 1 pada 24 September dan konfirmasi positif pada 28 September 2020 dan langsung dirawat di sebuah rumah sakit di Pekanbaru dengan keluhan batuk pilek.

Pada 1 Oktober 2020, dilakukan pengambilan sampel swab kembali karena gejala sudah tidak ada lagi.

Halim diizinkan pulang oleh dokter yang merawat untuk lanjut isolasi mandiri di rumah.

Pada 7 Oktober 2020, hasil pemeriksaan swab baru dan rilis pada 8 Oktober 2020 dengan hasil masih positif Covid-19 .

Pada saat di rumah, kembali melakukan swab mandiri dilaboratorium Prodia pada 7 Oktober dengan hasil negatif.

Hingga saat ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kuansing sebanyak 192 kasus.

Dari jumlah tersebut, 127 orang dinyatakan sembuh. Sebanyak 50 orang isolasi mandiri dan 8 orang dirawat di rumah sakit. Sebanyak 7 orang meninggal dunia.

ilustrasi virus corona
ilustrasi virus corona (Freepik)

Temui Pendukung

Halim yang juga  calon kepala daerah (Cakada) di Kuansing diketahui menemui pendukungnya pada Sabtu (10/10/2020) di sebuah water park yang dijadilan posko pemenangan.

Halim merupakan Wabup Kuansing yang nonaktif karena mengikuti Pilkada Kuansing 2020. Di Pilkada ini, Halim maju sebagai calon bupati dengan menggandeng Komperensi.

Saat ini Pilkada memasuki masa kampanye.

Halim terkonfirmasi pasien positif Covid-19 pada 28 September lalu. Hingga 11 September, Gugus Tugas Covid-19 Kuansing belum ada menyatakan Halim sembuh.

Masalahnya, Halim mengklaim dirinya sudah sembuh lewat Rapid Tes yang digelar di Prodia, Pekanbaru.

"Kalau iya gimana. Emang nggak syah," jawab Halim pada Tribunpekanbaru.com.

Surat rapid tes Halim dari Prodia sudah beredar. Hasil rapid test: Tidak Terdeteksi.

"Bukannya hasil swab kanda yang memastikan kita positif atau negatif covid-19? "Labor (laboratorium) dan dr (dokter) yang menentukan," jawab Halim.

 "Tanya Agusmandar (juru bicara gugus tugas penanganan covid-19 Kuansing)," kata politisi PDI Perjuangan ini.

( Tribunpekanbaru.com / Palti Siahaan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved