Breaking News:

Bantuan CSR Swasta Belum Nampak untuk Korban Covid-19, Ini Reaksi Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru

Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta, hingga kini belum nampak disalurkan kepada masyarakat di Kota Pekanbaru.

"Tapi ini baru wacana Disdik yang dipaparkan kepada kita saat hearing kemarin. Mudah-mudahan tidak ada halangan," kata Yasser kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (12/10/2020).

Kenapa tidak dibangun tahun ini? Ditegaskan Politisi PKS tersebut, bahwa di APBD Perubahan 2020, tidak ada anggarannya untuk bangun sekolah baru. Sebab, anggarannya untuk kegiatan rutin saja, plus bantuan dana BOS dari pusat.

Makanya, Disdik berjanji baru bisa membangun tahun depan.

Setidaknya ada 4 USB (SMP) yang akan dibangun.

Sebanyak 4 SMP ini rencananya akan disebar di Kecamatan Tampan 2 sekolah, di Bukitraya 1 sekolah serta di Kecamatan Tenayan Raya 1 sekolah.

"Kita harapkan ini benar-benar terealisasi.

Sebab, anggaran dari APBD murni 2021, jika memang diperuntukkan pasti ada jalan keluarnya," tegasnya.

Disinggung jika nanti anggaran untuk pembangunan USB ini tidak ada atau dialihkan ke urusan lain, disampaikan Yasser lagi, bahwa Pemko dalam hal ini Disdik harus membuat skala prioritas.

Seandainya pun nanti tidak bisa membangun untuk 4 sekolah, paling tidak Disdik harus melihat kebutuhan yang mendesak di lapangan.

"Seperti halnya di Kecamatan Tampan, dengan jumlah penduduk yang begitu padat, sekarang ini hanya ada 4 SMP. Kan tidak bisa mengakomodir tamatan SD yang begitu banyak setiap tahunnya. Makanya harus ada skala prioritas lah," pintanya.

(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved