Video Berita
VIDEO: LAM Riau Minta Deklarasi KAMI di Riau Tidak Menimbulkan Kegaduhan
Al Azhar meminta deklarasi yang akan dilakukan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Riau jangan sampai terjadi kegaduhan.
Penulis: Nasuha Nasution | Editor: aidil wardi
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Al Azhar meminta deklarasi yang akan dilakukan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Riau jangan sampai terjadi kegaduhan.
Karena sejauh ini negeri bumi lancang kuning selalu kondusif.
Demikian disampaikan Al Azhar saat menggelar focus group discussion (FDG) yang membahas tentang "Buat Apa Ada Kami?" Rabu (14/10/2020) di gedung LAM Riau.
Baca juga: Dua Hotel Disiapkan Jadi Alternatif Ruang Isolasi Bagi OTG Positif Covid-19 di Kota Pekanbaru
Baca juga: Lapor Pak Mendagri! APBD Perubahan Riau 2020 Kapan Diteken? Turun atau Naikkah?
Al Azhar berpesan agar semua pihak berhenti gaduh dan fokus mengatasi pandemi, karena saat ini ada persoalan yang lebih besar dihadapi Riau, terus meningkatnya kasus positif covid di Riau.
"Masih banyak permasalahan yang perlu dijadikan prioritas. Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat harus dijunjung tinggi ketimbang urusan politik,"jelas Al Azhar.
Menurutnya membahas politik di masa ini justru bentuk ketidakpekaan akan kondisi masyarakat, karena isu-isu politik ini sebetulnya tidak laku di masyarakat.
Masalah politik ini masalah elit, tidak sesuai dengan mayoritas masyarakat yang sedang menghadapi persoalan-persoalan real akibat terdampak Covid-19.
"Terkait KAMI Riau, setiap yang datang ke kita adalah tamu, selaku tamu mereka harus kita hormati.
Tapi jangan sampai menimbulkan provokasi-provokasi yang justru membuat kita tidak produktif.
Negeri kita jadi tidak kondusif, muncul polarisasi politik"ujar Al Azhar.
Ia juga berharap kemunculan kelompok ini tidak ditanggapi dengan keras sampai menimbulkan kekisruhan antar kelompok masyarakat.
"Ini negeri (Riau) yang Alhamdulillah aman, jangan dicederai. Apalagi dengan kepentingan politik kekuasaan, kita geser dulu ke politik kesejahteraan,"ujar Al Azhar.
Sebagaimana diketahui rencana deklarasi KAMI di Riau digelar Jumat (16/10/2020) acara ini akan dihadiri rencananya Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo dan sejumlah pembesar KAMI. ( tribunpekanbaru.com /nasuha)