Breaking News:

Ngaku Polisi Rampas HP Bocah yang Lagi Bonceng 3, Pelaku Keok Setelah Dikejar dan Jatuh Ditabrak

Kejar-kejaran terjadi antara korban dan pelaku. Korban meminta HP miliknya

Editor: Sesri
Tribun Pekanbaru/Dodi Vladimir
Jambret Ini Beraninya Sama Anak-anak, Langsung Dapat Karma: Tersungkur hingga Nyaris Dibakar Warga. Foto: Tersangka 

Kejar-kejaran pun sampai ke Jalan Assofa. Korban meminta HP miliknya kepada pelaku.

Korban menyuruh adiknya mengambil HP itu yang disimpan di saku sebelah kiri pelaku.

"Pada saat mengambil HP itu, pelaku menggerakkan sepeda motornya ke kiri, hingga korban terjatuh dari sepeda motornya dan pelaku juga ikut terjatuh," lanjut Kapolsek.

Kejadian itu pun menarik perhatian warga di sekitar lokasi. Warga mulai berdatangan.

Sejurus kemudian, pelaku mengeluarkan senjata tajam (sajam) yang dibawanya. Ia pun menodongkan sajam itu ke arah warga.

Baca juga: Kakek Perkasa, Jago di Ranjang, Taklukkan Gadis Muda Berusia 31 Tahun

Baca juga: Swab 2 Kali Hasil Negatif, Saat Meninggal Pasien Disebut Positif Covid-19, Keluarga Lapor ke Polisi

Baca juga: Woy Saya Ini Polisi, Warga Salah Sasaran Sangka Polisi Temannya Jambret, Akhirnya Korban Masuk IGD

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Jambret Sadis di Pekanbaru, 1 Orang Terpaksa Ditembak, Korbannya Sampai Meninggal

"Begitu pelaku lengah, warga berhasil menangkapnya. Sajam milik pelaku juga diamankan," tutur Kompol Ambarita.

Sepeda motor pelaku pun akhirnya jadi sasaran kemarahan warga. Sepeda motor itu dibakar.

Pelaku curas merampas HP milik bocah, Selasa (13/10/2020), di Simpang Jalan Srikandi - Jalan Sekuntum, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan.
Pelaku curas merampas HP milik bocah, Selasa (13/10/2020), di Simpang Jalan Srikandi - Jalan Sekuntum, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan. (Polsek Tampan)

Tak lama berselang, petugas kepolisian yang mendapatkan informasi terkait kejadian itu, datang ke lokasi.

Informasinya, pelaku merupakan salah seorang anggota Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).

Dari hasil tes urine, pelaku juga positif mengonsumsi narkoba.

"Pelaku dijerat Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Tentang Senjata Tajam dan atau Pasal 365 KUHP," pungkas Kapolsek Tampan.

(Tribunpekanbaru.com/ Rizky Armanda)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved