Breaking News:

Penanganan Covid

Kaji Rencana Sewa Hotel Tempat Isolasi Pasien OTG, Kasus Covid-19 di Pelalawan Capai 737 Orang

Satgas Covid-19 melalui Diskes Pelalawan mencari hotel di Kota Pangkalan Kerinci sebagai tempat isolasi bagi pasien yang berstatus OTG

TRIBUN PEKANBARU / JOHANES WOWOR TANJUNG
Juru bicara tim GTPP Covid-19 Pelalawan, H Asril M.Kes 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Satgas Covid-19 Kabupaten Pelalawan Riau kembali mengkaji rencana untuk menyewa hotel untuk penanganan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang semakin meningkat.

Sementara, satgas covid-19 melalui Dinas Kesehatan (Diskes) mencari hotel di Kota Pangkalan Kerinci sebagai tempat isolasi bagi pasien yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Rencana ini dijajaki kembali setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Pelalawan selesai diverifikasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Baca juga: BREAKING NEWS Deklarasi KAMI di Riau Batal, Ini Penyebabnya

Baca juga: Makan Mie Goreng Pakai Nasi Atau Kerupuk, Sebaiknya Pikir-pikir Dulu! Ketahui Bahayanya untuk Tubuh

Baca juga: Gerak-gerik 2 Pria di Tengah Malam Mencurigakan, Warga Kaget Temukan Bungkusan di Galian Tanah

Perubahan APBD sudah bisa dipergunakan oleh pemerintah daerah termasuk Satgas Covid-19.

"Sekarang kita sedang mengkaji dan memperlancar kembali terkait pengadaan lokasi isolasi untuk OTG, karena anggarannya kita masukkan ke APBD Perubahan," ungkap juru bicara Satgas Covid-19 Pelalawan, Asril M.Kes, kepada Tribunpekanbaru.com Jumat (16/10/2020).

Asril menjelaskan, sebuah hotel akan sewa dengan kapasitas yang cukup untuk menampung pasien OTG.

Diskes akan menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan. Seperti tenaga kesehatan dokter maupun perawat, obat-obatan, alat kesehatan, serta ambulans untuk transportasi tindakan cepat.

Keputusan untuk mencari tempat khusus isolasi para pasien OTG akibat dari banyaknya warga komplain terhadap pasien yang isolasi mandiri di rumah.

Mereka tidak konsisten dan sering keluar rumah dengan kondisi belum sembuh dari Covid-19.

"Intinya untuk menciptakan kondusifitas di tengah masyarakat. Jangan menjadi masalah baru dan tidak ada ketakutan lagi," ujar Asril.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved