Breaking News:

Bukan Kekalahan, Trump Merasa Ngeri dengan Joe Biden: Melawan Kandidat Terburuk Dalam Sejarah

Demonstrasi yang ditampilkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memang sangat 'terkenal', karena atmosfer optimis dan keberanian politiknya.

NBC News
Donald Trump 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Amerika Serikat sedang memasuki tahap pemeilihan Presiden baru.

Pemilihan negara Adidaya ini memang selalu menjadi sorotan.

Terlebih petahana, Donald Trump yang kembali maju kerap membuat hal kontroversi.

Demonstrasi yang ditampilkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memang sangat 'terkenal', karena atmosfer optimis dan keberanian politiknya.

Namun, kali ini ia menyuarakan 'sebuah catatan' dalam acara terbarunya yang mungkin akan membuat sebagian besar penggemar fanatiknya merasa sedikit khawatir.

Trump telah menyatakan bahwa dirinya akan 'meninggalkan negara itu' jika mengalami kekalahan dalam pemilihan AS bulan depan dari pesaing Demokratnya, Joe Biden.

Dikutip dari laman Sputnik News, Sabtu (17/10/2020), Trump menyampaikan hal tersebut di hadapan kerumunan dalam rapat umum Make America Great Again di Georgia pada Jumat kemarin waktu setempat.

Baca juga: Melek Gadget Sejak Dini, Balita ini Sebarkan Foto Telanjang Ibunya ke Media Sosial

Baca juga: Alhamdulillah, Setelah 20 Tahun Pisah Tanpa Jejak, Si Kembar Trena dan Treni Malah Ketemu di Tiktok

Baca juga: Damage Cowok Ganteng Artinya Apa Sih, Arti Damage Dalam Bahasa Gaul 2020 Viral Tiktok

"Bisa anda bayangkan jika saya kalah? Saya tidak akan merasa baik-baik saja. Mungkin saya harus meninggalkan negara ini, ya saya tidak tahu," kata Trump.

Ia pun mengaku sangat memalukan jika dirinya kalah dalam pemilihan dari mantan Wakil Presiden AS itu.

"Tahu nggak? Melawan kandidat terburuk dalam sejarah politik kepresidenan, memberi tekanan pada saya. Bisa anda bayangkan jika saya kalah, apa yang akan saya lakukan ada sepanjang hidup saya? Saya akan katakan, saya kalah dari kandidat terburuk dalam sejarah politik," tegas Trump diiringi tawa penonton.

Trump juga mengklaim bahwa ia tidak akan terlibat dalam penggalangan dana lebih lanjut terkait upayanya pada tahun 2020, untuk mempertahankan tempatnya di Oval Office.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved