Breaking News:

DPRD PEKANBARU: Dewan Berharap Akhir Oktober APBD Perubahan 2020 Bisa Dibelanjakan

Ditargetkan dalam waktu dekat, verifikasi akan selesai dilakukan. Dengan begitu, APBD Perubahan ditargetkan bisa dibelanjakan pada akhir Oktober

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemprov Riau hingga kini, masih mengevaluasi dan memverifikasi APBD  Pekanbaru 2020.

Ditargetkan dalam waktu dekat, verifikasi akan selesai dilakukan. Dengan begitu, APBD Perubahan ditargetkan bisa dibelanjakan pada akhir Oktober mendatang.

"Memang kita harapkan begitu. Karena waktu penggunaannya juga mepet. Hanya sekitar satu bulan setengah," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos, Minggu (18/10 /2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

DPRD Pekanbaru sudah mengesahkan APBD-P 2020, Rabu, (30/10/2020) lalu, dengan nilai Rp 2,784 triliun. Anggaran di perubahan ini memang banyak diarahkan ke penanganan Covid -19 sesuai kesepakatan.

Selain itu, akan dilakukan percepatan di Dinas PUPR untuk prioritaskan pembangunan jalan, drainase dan lainnya di kota Pekanbaru. Termasuk halnya pembayaran tunda bayar.

Baca juga: Akhirnya, Walikota Pekanbaru Tandatangani Perwako Tentang OTG, Keluarga Dibiaya Selama Isolasi

Baca juga: Pelaku Pembunuh Rangga dan Pemerkosa Ibunya Tewas di Sel Tahanan Mapolres Langsa

Baca juga: Alamak, Di Tengah Pandemi Covid-19, 22 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia di Kos-kosan

Anggaran yang ada di APBD Perubahan ini terdapat kenaikan di beberapa OPD, serta ada juga mengalami penurunan.

Seperti diketahui, APBD Perubahan 2020 yang disahkan ini Rp 2,784 triliun atau naik sebesar Rp 172,058 miliar atau 6,59 persen. Jika dibandingkan dengan APBD murni Tahun 2020 sebesar Rp2,612 triliun.

"Kita harapkan OPD terkait, bisa melaksanakannya tepat sasaran. Bahkan dari sekarang bisa disiapkan administrasi yang berkaitan dengan belanja anggaran perubahan tersebut," sarannya mengingatkan.

Sebelumnya, Pj Sekdako Pekanbaru Muhammad Jamil mengaku, jika tidak ada halangan, APBD Perubahan 2020 sudah bisa digunakan akhir Oktober ini.

Khusus untuk pembayaran tunda bayar, anggarannya mencapai Rp140 miliar, yang belum dibayarkan kepada rekanan.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved